My Favorite Gift

My Favorite Gift

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 31, 2018
'Kamu pilih impianmu atau aku? Bukankah aku bagian dari impianmu?' ' Kalau tetap harus memilih yang ini, kenapa kamu dengan sengaja bersusah payah datang untuk menghancurkan apa yang sudah kamu ciptakan sendiri? ' Pertanyaan itu menusuk hingga ke ulu hati, menutup jalan pikiran seketika. Bukan hal yang mudah untuk memilih antara cita dan cinta. Yang mana harus diprioritaskan? Amey, gadis sederhana yang baru lulus SMA itu pun terjebak dalam situasi sulit yang membingungkan hati dan logikanya. Sulit karena ini menyangkut masa depan. Menurutnya, cita dan cinta itu adalah masa depan yang harus diperjuangkan di waktu yang berbeda. Namun prinsip itu tak lagi kokoh setelah pertemuannya dengan Wildan Prasetya yang baru pertama kali merasakan jatuh cinta. Keadaan ini menyudutkannya, menimbulkan rasa bersalah teramat dalam. Cerita ini bukan hanya sekedar romantisnya masa PDKT atau manisnya masa pacaran, tapi lebih dalam tentang perasaan yang menyangkut masa depan.
All Rights Reserved
#754
campuslife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kontradiksi Hati | ULAH & IMA
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • C H E M I S T R Y ✔️ (TAMAT)
  • cinta yang terluka
  • The Chance
  • BALANCE (Lengkap)
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Kenangan Bersama Hujan [Tamat]

Ketika kalian bingung di dalam dirimu adakah dirinya, dan kalian tidak tahu di dalam dirinya adakah dirimu? Kisah ini menceritakan tentang kondisi sepasang kekasih yang sama-sama meragu akan cintanya dan yang mencintainya. Saat kamu kehilangan dia, orang lain baru menemukannya. Begitu kamu menemukan dia, pasti orang lain lah yang sudah kehilangannya. "Hati terkadang tak menentu, kadang pula menipumu, padahal kau menginginkannya tapi malah seolah ingin melupakannya. Namun, ketahuilah jawaban dari segala pertanyaan hanya pada ketika perasaan itu kau biarkan." -Ima "Perjalanan hati memang selalu penuh dengan lika-liku, barangkali memang sudah sewajarnya ragu membelenggu hingga poros dada berputar makin kaku. Namun, cinta itu tentang dua manusia, terima kasih telah membuat usaha ini tidak berakhir sia-sia." -Ulah Cinta mungkin bisa berakhir, tapi bukan kuasa kita memilih takdir. Note : Kisah ini sepenuhnya adalah fiksi jika ada kesamaan nama, tempat, dan kejadian selaku penulis saya memohon maaf. Copyright © 2020 by farhanhidayatullah

More details
WpActionLinkContent Guidelines