Story cover for Poems by dwimauliap
Poems
  • WpView
    Leituras 75
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 75
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em mar 18, 2018
Tidak semua kata butuh telinga,
Karna kamu hanya didengar oleh sekumpulan manusia, bukan malaikat.
Jika aku tidak dapat menemukan malaikat,
aku tidak ingin bertemu manusia.
Lebih baik aku bermain dengan pena.
Karena pena jauh lebih memahami dibanding manusia.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Poems à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Revenant: Kuntilanak Penyelamat, de mrcoyman
11 capítulos Concluída
Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
teman sekelas {END} cover
A true friend? || Balas Dendam? cover
dokter tampan  cover
Hanya Saja cover
Revenant: Kuntilanak Penyelamat cover
The Devil  cover
Two Love One The Heart [On Going] cover
Our Story [TAMAT] cover
Setangkai Surat Dari Bebek Karet (end) cover
Coretan Kata Tanpa Rasa cover

teman sekelas {END}

30 capítulos Concluída

dua manusia kalo di satuin ga bisa diem, yg satu suka jahil, dan yang satu lagi emosian. kaynara dan Ryan mereka ga bisa diam selalu saja setiap saat bertengkar, tetapi..... kedua nya saling mencintai tetapi mereka ga mau kasih tau satu sama lain. alasan mereka tidak mau memberitahu satu sama lain adalah mereka takut klo mereka bakalan jdi asing dan canggung ke depan nya klo mereka mengungkapkan rasa. 🤡🤡🤡🤡🤡 semoga kalian suka sama cerita ku yang ini yaaa. jangan lupa vote and follow 💗