Nightmare
  • WpView
    Reads 670,012
  • WpVote
    Votes 49,379
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Mengisahkan tentang seorang pemuda yang takut akan masa lalunya. Seorang pemuda yang takut akan pilihannya. Seorang pemuda yang takut akan kehilangan untuk kedua kalinya, dan seorang pemuda yang terlalu takut untuk mempercayai orang lain. Di sisi lainnya, mengisahkan juga tentang seorang gadis yang menganggap semuanya akan selalu baik-baik saja. Seorang gadis yang menganggap bahwa semuanya dapat ia lakukan sendiri, dan seorang gadis yang menganggap semuanya adalah hal sepele yang selalu dapat ia selesaikan dengan mudah. " CiinderellaSarif ft. TuanAksara " [[ first publish on : April 20, 2018 ]] cover by @worteloren
All Rights Reserved
#18
ciinderellasarif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadvláda
  • The High Class
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • Setimpal.
  • KIARILHAM【END】
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • DIA ANGKASA
  • ALDAF (TIDAK LANJUT)
Nadvláda

E-BOOK PROJECT ENGENE'S AUTHOR BY [@DECELIS-WORK × ©nadhealie_] A Nishimura Riki fanfiction. [A. Romance Fantasy Dark Angst] Ketika gigitan penanda itu telah menandai kepemilikan. Semua yang ada dalam diri Juan Liera sekejap berubah. Jati diri yang sudah lama terkubur, kini menjadi bumerang. Segel itu terlepas menimbulkan bahaya besar. Semua terjadi di luar kendali, tidak hanya untuknya tetapi juga semua hal yang menyangkut tentang dirinya. Lavyles Niki, dialah yang harus bertanggung jawab dibalik kekacauan ini. Walau pemuda itu memiliki hak penuh atas diri Liera, tetapi tanggung jawab yang harus ia pikul jauh lebih besar. Perlukah Liera menyesali atas semua hal yang terjadi padanya? Tidak. Tidak ada yang perlu ia sesali, karena bagaimanapun juga Liera tahu jika ini akan terjadi. Semua sudah tertulis jelas dalam takdir. Mau itu membahagiakan atau menyakitkan, mereka tak diperkenankan menghindar. Jika salah satunya ingin menghindar. Jalan satu-satunya adalah kematian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines