Story cover for ABC Between Us by Auvarusy
ABC Between Us
  • WpView
    LECTURAS 676
  • WpVote
    Votos 70
  • WpPart
    Partes 12
  • WpView
    LECTURAS 676
  • WpVote
    Votos 70
  • WpPart
    Partes 12
Continúa, Has publicado mar 18, 2018
Apakah cinta ini akan berakhir seperti deretan huruf tanpa makna yang menyatu menjadi sebuah kata bermakna? 
Ataukah hanya berakhir seperti rangkaian huruf tanpa makna yang hanya menemui akhir di sebuah konsonan?

"Cinta itu Abstrak," mereka bilang, 
Ya, ia mengalaminya--tak paham ia bagaimana perasaan ini disebut cinta ketika sebuah dinding tinggi berdiri tegak di antara mereka. 

"Cinta itu Beragam kisahnya," mereka bilang. 
Ya, ia mengalaminya--takkan selesai ia merangkai luapan perasaan yang membawanya terombang-ambing dalam sebuah cerita yang tabu. 

"Cinta itu Candu," mereka bilang.  
Tidak, baginya--bagaimana ia bisa candu akan cinta yang tidak mampu kau raih ketika sederet hal menjadi jarak di antara mereka?

Entah sedekat apapun jarak di antara mereka, ia sungguh tidak akan pernah mampu membayangkannya. 

*kumpulan short-story (can i called it short actually?) berdasarkan  prompt ngasal dari teman-teman tercintah ❤*
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ABC Between Us a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#165guru
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Aku Mati Rasa Perihal Cinta de cahyaaa18
51 partes Concluida
~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Regrets of Love cover
No Longer Mate cover
Not Perfect (COMPLETED) cover
Yang Dicari cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover
Rapuh Lalu Retak (RLR) cover
Ini Cinta Atau Bukan? cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
Dua Cinta (Our Promise) cover
Aku Mati Rasa Perihal Cinta cover

Regrets of Love

45 partes Concluida

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?