ABC Between Us

ABC Between Us

  • WpView
    Reads 691
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 9, 2019
Apakah cinta ini akan berakhir seperti deretan huruf tanpa makna yang menyatu menjadi sebuah kata bermakna? Ataukah hanya berakhir seperti rangkaian huruf tanpa makna yang hanya menemui akhir di sebuah konsonan? "Cinta itu Abstrak," mereka bilang, Ya, ia mengalaminya--tak paham ia bagaimana perasaan ini disebut cinta ketika sebuah dinding tinggi berdiri tegak di antara mereka. "Cinta itu Beragam kisahnya," mereka bilang. Ya, ia mengalaminya--takkan selesai ia merangkai luapan perasaan yang membawanya terombang-ambing dalam sebuah cerita yang tabu. "Cinta itu Candu," mereka bilang. Tidak, baginya--bagaimana ia bisa candu akan cinta yang tidak mampu kau raih ketika sederet hal menjadi jarak di antara mereka? Entah sedekat apapun jarak di antara mereka, ia sungguh tidak akan pernah mampu membayangkannya. *kumpulan short-story (can i called it short actually?) berdasarkan prompt ngasal dari teman-teman tercintah ❤*
All Rights Reserved
#8
cintaterlarang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Ini Cinta Atau Bukan?
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • No Longer Mate
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Kelas A [End]
  • Not Perfect (COMPLETED)
  • My Friend and My Bestfriend
  • Dua Cinta (Our Promise)

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines