Fotune Cookies

Fotune Cookies

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 21, 2018
"Sora!" Panggil seseorang. Gadis itu pun melihat keasal suara, lalu tersenyum ketika Lisa waiterss disana menghampirinya. "Hey gorgeous.." sapanya sambil tersenyum lebar. "Yes I am.." kata Lisa sambil berkacak pinggang dengan penuh percaya diri. Ia tertawa kecil melihat temannya itu. "Habis darimana? Kenapa jarang mampir?" Tanya Lisa yang kini duduk berhadapan dengannya. "Iya nih, lagi sibuk ngerjain tugas akhir.." "Ohh pantes aja, pak Daniel juga sampai nanya katanya loyal customer kita kemana? gitu.." "Bisa dong hari ini kopinya free?" Guraunya. "Kalau soal itu kayanya ga bisa di usahain deh..". Soraya tertawa kecil. "I see.." gumamnya. "Oh ya, dua hari lalu ada laki-laki yang nyari manusia bernama Soraya.." "Siapa?" Tanyanya penasaran. "Ga tahu, dia ngga sebutin namanya yang jelas dia tinggi, ganteng, ramah, pakaiannya rapih kaya manajer gitu.." Keningnya berkerut jelas, dia mencoba mengingat setiap laki-laki yang ada di sekitarnya tapi tidak ada yang cocok dengan ciri ciri yang disebtkan Lisa. Siapa laki laki yang di maksud Lisa? "Terus dia bilang apa?" "Katanya, kenal dengan soraya, terus dia minta alamat rumah sama no telpon.." "Terus di kasih?" "Alamat rumah ngga, no telpon iya.." "Ko?!" "Ngga apa-apa kali, lagi pula dia ganteng." Kata Lisa disusul senyum lebar. Soraya mendengus. "Dasar si mata genit.."
All Rights Reserved
#14
soraya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable
  • GOOD STORY LOVE
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • My Handsome Devil
  • Transmigrasi: Love Punch
  • Cinta Eksklusif (Perjudian)
  • Rencarnasi menjadi gadis imut 2
  • in verso aeternaria

Kisah cinta yang berawal dari iseng dan berakhir... entah di mana. Janaka atau yang akrab disapa Janu, psikolog klinis dengan mulut setajam silet dan hati sekeras batu es, cuma mau hidup damai sesuai standartnya: ngopi pagi, sesi siang, nyinyir malam. Tapi damai itu bubar jalan begitu Rama datang-influencer hits, lucu, cerewet, dan punya pertanyaan hidup yang terlalu jujur: "Kenapa gue tiba-tiba jadi tertarik sama cowok, padahal sebelumnya gue straight-banget? Dan kenapa cowoknya harus dia?!" Antara sindiran pedas dan candaan garing, antara obrolan receh dan tatapan yang (katanya sih) biasa aja, keduanya mulai terseret dalam hubungan yang sama sekali nggak ada di rencana siapa pun. Karena kadang... yang bikin jatuh hati bukan logika, tapi notifikasi chat yang tanpa henti. ©260525

More details
WpActionLinkContent Guidelines