Story cover for Night Galaxies by EvrenWai
Night Galaxies
  • WpView
    Reads 1,430
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 1,430
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Mar 19, 2018
Aku, Juni, hidup dalam keluarga serba berkecukupan. Meskipun berlebihan lebih cocok untuk menggambarkan rasa sayang orang tuaku. Terkekang, terbalut atas nama kasih sayang, kebebasan yang amat terbatas, mereka selalu saja membatasi asaku. Overprotektif.

Banyak momen dimana harusnya seumuranku merasakan kebahagiaan yang sulit atau bahkan mustahil kuraih. Hingga aku merasa terkucilkan di dunia yang sempit ini.

Andai saja punya kemampuan untuk menjelajah dunia, kemanapun yang aku mau. Kuingin, sekali lagi menatap langit malam bertabur seribu bintang itu bersamamu.

***
Cerita romance berbalut nuansa supranatural tentang seorang pemuda yang dapat menembus dimensi ruang saat bermimpi di malam hari.
***
All Rights Reserved
Sign up to add Night Galaxies to your library and receive updates
or
#177dream
Content Guidelines
You may also like
Lonely Tomorrow  by Reyinss_luu
48 parts Complete
Kala sinar sang surya kembali menampakan dirinya setelah bersembunyi lama di balik ribuan awan di langit abu-abu. Kini ia kembali menampakan sinarnya yang menyorot langsung ke wajahku yang sedang tertidur. Aku membuka kedua mataku perlahan dan kulihat sinar sang surya sangat terang hingga membuatku merasa silau. "Tidurmu nyenyak?" Suara yang terdengar berat dan lembut itu menyadarkanku. Singkat aku mengerjap guna memulihkan kembali pandanganku yang sempat memburam. Kemudian samar-samar senyuman terukir tipis di wajahku tatkala sudah kulihat jelas wajahnya yang sedang duduk di depanku, tengah memandangku dengan senyum manis nan tampannya. Memiliki kulit putih bersih, rambut hitam lebat, alis tebal, dan mata cokelat indahnya... itulah dia. Kami saling melempar senyum serta saling menatap lekat satu sama lain. Hanya ada kami di sini, di kelas yang kosong pun sunyi. Sunyi yang menenangkan sebab hanya ada kita berdua di dalamnya. Namun, ini hanyalah mimpi. Mimpi yang sangat indah dan seolah tampak sangat nyata. Kau ada di sini, tepat di depanku, memberikan senyum manismu padaku, tapi aku tak dapat menyentuhmu. Kau tampak nyata padahal sebenarnya kau hanyalah ilusi semata seperti sebuah lukisan indah di dalam air yang jika disentuh dengan seujung jari maka hilanglah sudah lukisan indah itu. Lenyap, tak tersisa. Kau bagai embun yang hanya muncul sesaat di pagi hari lalu menghilang saat matahari menyinari bumi. Begitulah dirimu. Setiap mengingat momen-momen indah bersamamu saat masa remaja, membuatku selalu merasa seperti kembali ke masa itu. Di masa kita saling mengenal dan melakukan banyak hal bersama. Aku ingin kembali ke masa itu dan kembali mengingatmu. Ya dirimu, yang entah kapan akan kembali. [ cover by : Pinterest ]
You may also like
Slide 1 of 7
Memar: Kai Samuel | Lee Jeno cover
Kupu-kupu & Pelepasan Kesedihan [END] cover
Lonely Tomorrow  cover
Stargazing [SELESAI] cover
ALATAS cover
GRIZLEN {On Going} cover
Aurelia Maeva Sinclair cover

Memar: Kai Samuel | Lee Jeno

33 parts Complete

Bukan tentang apa yang dimiliki, maupun apa yang tidak dimiliki. Melainkan bagaimana berucap 'Terimakasih' atas segalanya. Entah itu kepedihan, ataupun tawa yang telah dilepaskan. Dunia tak sesempit itu untuk selalu meratap. Jalan tak mesti harus lurus sampai tujuan. Mari berpetualang dan menyelam lebih dalam lagi ke samudra rasa. Yang kedalamannya masih belum bisa diterka. Bagaimana sebuah tawa yang dirasa sangat berharga, jika dilihat dari sisi yang berbeda. #The blue universe