Sebatas Pengganjal Perut

Sebatas Pengganjal Perut

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 19, 2018
Bila kulihat bulir bening nan berkilau Bak intan juga silau Walau segenggam terasa sepulau Kadang sayang menelan dan kubiarkan berlangau ... "Alhamdulillah, sekarang kalian makan yang banyak ya" Apa yang dipikul ibuku pada punggungnya? "nah, ini beras jatah dari pemerintah Tunggu ibu masak dulu ya" lanjutnyanya Kukira pulan nyatanya bukan Malah berkerai dan susah ditelan Kulihat ibu dan yang lain lahap nenikmati pilu ditahan Aku juga ikut pura-pura nambuh agar mereka tidak kepikiran Yang kami makan adalah beras jatah dari pemerintah Katanya untuk membatu rakyat yang susah Tapi kenapa makin dibuat sengsarah? Atau kami tidak pantas makan mewah? Karena kami orang tak punya? Benarkah? Tapi sudahlah Kami cukup bahagia Dengan pengganjal perut seadanya Beras jatah pata-pata Adalah menu istimewa Terima kasih pemerintah atas jatahnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAKAALENA
  • Na & Liu
  • AYAH NATO? [END]
  • 7 anak indigo
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Nathalia
  • Dream Mine (Selesai)
  • Berlian Kagastra
  • ALRIN
RAKAALENA

kisah pemuda yang di jodohkan oleh orang tua karena persahabatan orang tuanya dari kecil,,dan anaknya lah sebagai perjanjian mereka........ gimana tidak kaget ketika mereka dimintai untuk menikah secepat mungkin, sedangkan mereka masih kuliah. "Beliin gue pembalut dong, pembalut gue habis"! Seru Lena "Ogah males, beli sendiri sana" "Ih, ini anak satu di suruh malah nyuruh balik" "Kenapa ngga suka" "Nggak" "Yaudah sana beli sendiri" "Beliin dong gue kan nyuruh Lo" "Nggak!!!" "Gue bilangin mamah kalo Lo ngga mau bantuin gue" "Hah,,,enak aja kalo ngomong biar gue di marahin sama nyokap bokap gue juga" "Ya Lo di suruh aja ngga mau" "Kan yang butuh Lo bukan gue, punya kaki kan? Punya tangan kan? Yaudah beli sendiri gampang kan" "RAKA.....!!!!!!" "Apa bawell" "Di suruh beliin kok susah banget" "Biarin wleee" "Kalo bocor Lo yang bersihin" "Amit amit amit amit" "Ya makanya buruan" "Nggak" Mah Raka ngga mau bantuin Lena, mah masa lena suruh sendiri, Ucap nya sembari menggenggam handphone di telinga nya. "Ngga mah Lena bohong ngga gitu kok sebenarnya" "Bohongan Raka makanya kalo Lo ngga mau gue bilangin mamah, yaudah beliin sana" "Jadi gini ya punya istri satu yang lagi PMS, bikin pusing aja" "Kalo punya istri satu bikin kamu pusing nambah lagi juga ngga papa" "Kalo ngomong itu di jaga mulut nya, ntar di kira gue ngga tanggung jawab" "Ya makanya itu sebagai suami gue Lo harus nurut, beliin pembalut Sekarang juga" .... "Perut gue daha sakit Raka" rengek nya "Yaudah sini ah gue beliin, bawell rese amat" Dan Raka pun beranjak dari sofa di kamarnya "Nah gitu dong baru suami gue" "YA" "Makasih banget Raka kamu dah baik sama aku" "Jadi gitu ya manis kalo ada mau nya aja" "Hehe" *****

More details
WpActionLinkContent Guidelines