I Love You.

I Love You.

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 19, 2018
WpInfo
Fanfic
Ketemu sahabat lama?siapa yang ngak bahagia?itu juga yang dirasakan val,saat bertemu kembali dengan kirana sahabat masa kecilnya.Val kebetulan pindah ke SMA tempat kirana bersekolah. Tapi,val sadar kirana yang sekarang bukanlah kirana yang dulu.sang rembulan sudah menjelma menjadi matahari.itu sedikit mengecewakan val yang ternyata diam-diam suka sama kirana.Namun val,malah mendapat perhatian lebih dari Dini,teman kelasnya.Dan ternyata Kirana sangat membeci dini.Sepertinya ada rahasia besar yang tidak diketahui oleh val. Val jadi bingung harus memilih siapa diantara keduanya.siapa?kirana yang disukainya sejak kecil atau dini yang sudah menjadi bagian hidupnya?atau ada orang lain yang mengisi relung hati val?
All Rights Reserved
#216
bingung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Restu Tuhan
  • Dear Heart, Why Him?[Completed]
  • [5] Unforgettable Love
  • Secarik kertas usang
  • FRIEND ZONK
  • About Time
  • [END] Blind Rainbow
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines