my prince

my prince

  • WpView
    Reads 370
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Dia siapa?"tanya valdi kepada hendra,hendra celingak celinguk mencari siapa yang di maksud valdi,valdi membuang nafas kasar langsung menunjuk perempuan yang tengah asik dengan teman temannya. mereka sekarang hanya berempat,karna cewe yang mengelilingi meja valdi sudah berpamitan untuk makan,walaupun valdi di kelilingi banyak cewe,tapi dia tidak pernah macem macem,bahkan terkesan cuek. "Dia?dia lunetta anak XI-5 ipa,kenapa?" tanya hendra heran karna jarang jarang valdi menanyakan perempuan. "Gapapa,nanya doang" jawab valdi acuh dan melanjutkan makannya yang tertunda. "Makanya lo tuh jangan sibuk sama buku buku kesayangan lo itu,sampe sampe lo gk tau kalo ada cewe secantik lunetta bergentayangan di sekolah" kata ladit sambil menepuk bahu valdi,menyeruput abis minuman valdi tanpa izin,langsung di tatap sinis oleh valdi,ladit hanya memberi cengiran yang memperlihatkan gigi putihnya. VALDI FAHRI AMATYA cowo dingin super kece yang populer di sekolahnya,walaupun valdi memiliki sifat yang agak cuek dan terkesan ga peduli, tapi dia selalu di bangga banggakan oleh guru guru karna otaknya yang lebih dari rata rata LUNETTA KEYRA DJOHAR cewe cantik yang tidak memperhatikan penampilannya dan selalu bersikap simple,cewe yang suka coklat dan suka membaca novel.
All Rights Reserved
#950
permusuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • AILAH(END)✅
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • SECRETLLY LOVE YOU
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]
  • Arsyilazka
  • Elvina [COMPLETED]
  • you
  • Gula - Gula

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines