Loveable

Loveable

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 10, 2018
Loh ngapain lo disini?" tanya si pembuka pintu yang ternyata cowok. "Lah lo yang ngapain disini?!" "Yee...ditanya malah nyolot! Eh dek kelas sebelas tu kelasnya disana. Sini kelas dua belas." terang si cowok yang masih berdiri dekat pintu. "Heh! Gue tu kelas DUA BELAS! Emang ya, punya muka imut emang susah. Umur tua tapi masih dibilang bocah!" kata Tasya sedikit membentak. Si cowok menatap malas saat Tasya membanggakan dirinya. "Oke, lo kelas mana?" tanya si cowok karna enggan berdebat lagi. "Eh lo kok tanya tanya kelas gue! Lo tertarik kan sama gue ! Gak usah repot repot pedekate, karna detik ini gue tolak elo !" terang Tasya masih membentak sambil bersedekap tangannya. Sicowok mengusap kasar wajahnya.
All Rights Reserved
#91
loveable
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • Sweet Combat
  • Arsyilazka
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Stay (Away)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • THE CLIMB [Completed]
  • Boyfriend
  • No Longer Mate
  • Gadis Brengsek✔

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines