ALPHABET

ALPHABET

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 19, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hal apakah yang terjadi, bila cinta tertutupi oleh benci? "Camkan ini baik-baik! Sampai kapanpun, gue tetep benci sama lo! Dan jangan harap gue mau maafin lo!" -Syifania Carissa Alpha "Satu detik pun! Gue nggak akan ngelewatkan kesempatan untuk membuat lo menderita! Dan gue pastikan, hidup lo nggak akan tenang!" -Renald Delvian Beta Benci. Itulah yang ada di pikiran mereka berdua. Namun naluri mereka berkata lain. Entahlah. Cinta kah? Sayang kah? Bencikah? Yang naluri mereka katakan! Hei! Aku harap kalian tak meremehkan 'kebencian,' kawan! Karena efek dari kebencian sangatlah besar. Benci adalah bagian kecil dari cinta. Tak ada yang tau, bila bagian kecil itu bisa menanamkan cinta. So. Let's begin! Story by : Farah Kamilah
All Rights Reserved
#213
seniorhighschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Indifferent (PINDAH KE HINOVEL)
  • As Time Allows
  • Alveira's Love [Selesai]
  • My Protective Brothers
  • DARK
  • BAD GIRL
  • BENUA
  • FRIEND ZONK

Dia tidak pernah membayangkan akan terjebak di persimpangan seperti ini-terombang-ambing antara dua hati yang begitu berarti dalam hidupnya. Di satu sisi, ada sahabatnya, seorang yang telah bersamanya sejak kecil. Seseorang yang begitu mengenalnya, yang tahu segala kelemahan dan kekuatannya, mereka seperti dua jiwa yang tak terpisahkan. Namun, di sisi lainnya, ada dia-pria yang diam-diam telah mencuri hatinya. Tanpa sadar, dia telah menjadi pusat dari setiap angan dan lamunan yang selama ini ia pendam dalam diam. Seharusnya, persahabatan dan cinta tak perlu menjadi pilihan. Seharusnya, ia bisa memiliki keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Namun kenyataan tidak sesederhana itu. Kini, ia dihadapkan pada fakta pahit bahwa sahabatnya, orang yang selalu ada untuknya, juga menyimpan rasa yang sama-cinta yang tumbuh tanpa mereka sadari, dan kini mengguncang keduanya. Hatinya berperang dalam sunyi. Haruskah ia mengalah, mengubur cintanya dalam-dalam demi menjaga persahabatan yang telah bertahun-tahun terjalin? Atau, apakah ini saatnya ia memilih untuk menjadi egois, memperjuangkan cinta yang kini memanggil namanya, meski resikonya adalah kehilangan seseorang yang selalu ada di setiap langkahnya? Ini adalah kisah tentang pilihan yang berat, tentang kehilangan yang tak terhindarkan, dan tentang keberanian untuk menghadapi perasaan yang selama ini ia simpan rapat-rapat. Siapa yang akan ia pilih? Dan apakah ada pilihan yang tidak akan meninggalkan luka bagi mereka semua? "Between love and friendship, there's pain, hope, and unspoken feelings" ~ Everything Between Us ~

More details
WpActionLinkContent Guidelines