Anganku (bukan) Anganmu

Anganku (bukan) Anganmu

  • WpView
    مقروء 112
  • WpVote
    صوت 3
  • WpPart
    فصول 3
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أربعاء, مارس ٢١, ٢٠١٨
WpInfo
روائيّة
عاطفيّة
Faisal dan Mutia adalah sepasang kekasih yang dikenal orang-orang sebagai "Couple Positive Goals" Kenapa? karena mereka selalu terlihat bahagia tanpa orang-orang tahu masalah mereka. Mereka juga selalu membagikan hal-hal yang positif untuk para followersnya di instagram. Tak heran banyak para remaja tanggung yang mengidolakan mereka dan ingin memiliki hubungan seperti mereka.
جميع الحقوق محفوظة
#29
anganku
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Sekeping Hati yang Terluka
  • Can't Be Together (Proses Revisi)
  • PACARAN??? (COMPLETE)
  • Persona
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Uwu! [TAMAT]
  • Nadi Membenci Hati
  • RAJAWALI
  • BAD ROMANCE

Salahkah kami jika kami merindukan kasih sayang dan perhatian orangtua? Salahkah kami jika kami mencoba menarik perhatian mereka dengan mencoba berbagai cara? Salahkah kami jika pada akhirnya kami mungkin menyerah karena lelah? Mama, papa, dimana kalian saat kami perlu bimbingan kalian dalam meniti tangga kehidupan kamu? Camelia, Claudia, dan Clarisa adalah tiga orang sahabat yang berteman dengan awal yang aneh. Mereka saling menjaga, saling memahami, dan saling membantu. Bagi orang dewasa, mungkin yang mereka alami bukanlah masalah besar. Bagi orang dewasa, mungkin masih ada hal-hal lain yang lebih penting untuk ditangani. Tapi bagi mereka, kaum remaja, ini adalah masalah hidup dan mati. Ini adalah masa depan. Setiap langkah yang diambil, dipenuhi, baik oleh diri sendiri maupun orang lain, semua, adalah mengenai meniti masa depan. Bagaimana jadinya hidup mereka karena pola asuh yang salah dari orangtua? Bagaimana mereka harus melawan tekanan alam bawah sadar saat mereka harus memilih sikap antara hati dan logika tanpa mereka pernah diperkenalkan dengan apa yang baik dan benar? Bagaimana jadinya saat mereka merasa saling membutuhkan namun terpecah oleh satu sosok tampan yang mengoyak kebersamaan mereka? Akankah mereka menemukan akhir yang bahagia seperti selayaknya anak remaja yang lainnya? Atau mereka memiliki jalan lain untuk ditempuh? Salahkah mereka? Atau bukan salah siapa-siapa?

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى