Story cover for Skylight  by nindrianindri
Skylight
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Mar 21, 2018
Mature
WARNING : TYPO BERSEBARAN

Gue gak pernah menyangka bila akhirnya jatuh cinta pada seseorang yang jauh dari jangkauan gue. Tapi mau dikata apa, hati hanya tau cinta, dan kadang menyampingkan logika.

Ceritanya absurd banget, yakin deh. 
Receh.
All Rights Reserved
Sign up to add Skylight to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Traces in the Light  cover
Tertinggal cover
ESPERANZA [Completed] cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER? cover
SWEET FIRST LOVE cover
MY HEART SERIES 1 DAN 2 ✔ cover
Sebelum Pagi cover
Senja Dan Jingga cover
My Friend Is My Love cover

Traces in the Light

20 parts Ongoing

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?