puisi yang bercahaya

puisi yang bercahaya

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 21, 2018
"ayu puisi itu harus sudah dikumpulkan tiga hari lagi.gimana ,kamu siap ?sudah terkumpul berapa?"berondong bu sari,guru pembimbing ekskul sastra dan jurnalistik di sekolahku. "emm...su....sudah ada empat ,bu"jawabku sambil menunduk.aku meremas-remas tanggan dengan gelisa.semoga bu sari tidak membaca kegelisahanku. "bagus kalau begitu.ayu,kamu tahu kan batapa pentingnya lomba itu untuk sekolah kita.sekolah kita ini unggulan dalam segala bidang.akademik,olahraga,seni.....semua kita kuasai.bidang sastra ini,baru kita ikuti.kamu harus mempersiapkan dengan baik -baik ,karena kami mengadalkan kamu.bapak ibu guru sangat mengharapkan sekolah kita bisa menjuarasi lomba ini,"tegas bu sari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're MINE!
  • gala bunga matahari🌻 (END)
  • DOCTOR
  • penyesalan
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • we'll be okay
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Sulaksmi - SEGERA DITERBITKAN
  • -Kapan? kapan semua ini menjadi seperti sedia kala.

"Gue mau nembak lo,lo trima gak?" tanyanya saat gue udah berdiri ngadep dia. "hmm gu-" omongan gue kepotong gitu karena tiba - tiba ada guru yang lewat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines