Ngemil Makna

Ngemil Makna

  • WpView
    Reads 3,126
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2019
WpInfo
Non-Fiction
[Rank #1-Makna] For the meaning of life differs from man to man, from day to day and from hour to hour. What matters, therefore, is not the meaning of life in general but rather the specific meaning of a person's life at a given moment. (Viktor E. Frankl) Buku ini bukan karya ilmiah apalagi karya sastra. Cuma sebuah tulisan comat comot (kayak ngemil) dari perjalanan hidup yang masih prematur, atau bahkan belum keluar, jadi masih embrio. Intinya, jangan takut ngemil. Rank #1-Makna Rank #6-Hidup Rank #169-Dewasa Rank #3-Psikologi
All Rights Reserved
#541
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • BHS
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Senjani
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • TITIPAN HATI (END)
  • Cracked Love
  • Rumah
  • I'm a Failed Wife and Mother

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines