Saksi Waktu

Saksi Waktu

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 1, 2018
Lima tahun bagi Ernest bukan waktu yang lama untuk merubah label badboy menjadi gentleman. Lima tahun bagi Diandra, waktu yang sangat singkat untuk bermetamorfosis dari gadis lugu menjadi wanita dewasa yang sangat percaya diri. Lima tahun yang lalu, mereka berdua berjanji sehidup semati. Tapi ...... Siapa yang mampu melawan takdir Yang Kuasa? Kenyataan teramat mengerikan, terungkap! Kepercayaan diri runtuh seketika sebab bibir tak mampu berterus terang. Cinta tulus berubah benci seketika sebab mulut yang terbungkam. Lima tahun setelah cinta mereka terpisah, mereka dipertemukan lagi. Ternyata ....... Lima tahun adalah waktu yang sangat lama buat mereka untuk menghapus semua rasa cinta, benci, rindu, dan kecewa. Tembok ego berdiri tegak diantara dua hati mereka. Akankah cinta merobohkan tembok itu? Atau justru benci akan memperkokoh tembok itu?
All Rights Reserved
#186
married
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Misunderstand
  • If You Love Me Too (Selesai)
  • Lily of the Valley
  • Marriage Blues (COMPLETED)
  • Ex with benefit
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • The Fear of Love
  • Love in The Air
  • FLOWER OF MARRIAGE

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines