Rain With You

Rain With You

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 25, 2018
Kebanyakan orang tidak menyukai hujan. Hujan dapat mengakibatkan kita kedinginan dan basah. Lain halnya dengan Nadia Permata Madesta yang sangat menyukai hujan sosok perempuan yang mempunyai segala sesuatunya. Baik itu keluarga, harta, dan sahabatnya. Namun, dibalik sosok periangnya itu dia menyimpan sebuah luka masa lalu yang selalu menghantuinya. Seiring berjalannya waktu kisah-kisah dimasa lalunya kembali dia ingat lagi. Dan saat itulah dia menjadi sosok yang lemah tapi tidak dia menunjukkannya pada siapun. Hingga suatu hari ada seseorang yang memergokinya sedang menangis dibawah guyuran hujan ditaman dekat rumahnya.
All Rights Reserved
#774
read
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Diana
  • Teruntuk Mia
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • SORAYA✔ [End]
  • RUANG WAKTU
  • DIA (Completed)
  • GASA [end]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • SEMESTA

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines