A Girl Horror

A Girl Horror

  • WpView
    Reads 1,201
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
Hidup seseorang berubah setelah menempati rumah itu, rumah yang menurutnya memiliki aura aneh. Dan dia memiliki misteri yang belum terkuak, yang mungkin tidak semua orang kuat menjalaninya, tetapi seiring berjalannya waktu. Misteri itu akhirnya terkuak, yang entah pada akhirnya akan membuatnya bahagia atau malah sebaliknya.
All Rights Reserved
#331
asmara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • Shraddha : Bisikan dari Lorong Tua
  • Telepon Benang
  • Sea Cassaundra INDIGO [Tamat]
  • Siapa Dalangnya ? (END)
  • Inferno!
  • Clara and New House [TAMAT]
  • Misteri Rumah Tua
  • ANNADELLA [Tamat]
  • Ghost : A Mystery

Dika, seorang pemuda yang tinggal di sebuah rumah tua peninggalan kakeknya, mulai merasakan keanehan setelah ibunya sakit parah. Suatu malam, suara-suara aneh mulai mengisi rumah, dari langkah kaki tak terlihat hingga bisikan yang memanggil namanya. Ketika ibunya meninggal, Dika memilih untuk tetap tinggal dan menjaga rumah penuh kenangan tersebut. Namun, ia tidak tahu bahwa keberadaan makhluk jahat yang menghantui rumah tersebut semakin menguat. Setiap malam, Dika dihadapkan dengan kengerian yang semakin nyata - dari suara-suara menakutkan, bayangan gelap yang mengikutinya, hingga pertemuan dengan sosok tanpa wajah. Tak lama setelahnya, Dika menemukan rahasia gelap tentang masa lalu keluarganya yang terhubung dengan ritual-ritual misterius dan kekuatan gelap yang tidak akan pernah pergi begitu saja. Makhluk yang menguasai rumah ini tidak hanya menakuti Dika, tetapi juga menyerangnya secara fisik. Dalam usaha untuk bertahan, Dika mencari bantuan dari seorang ulama tua yang memberi peringatan tentang kekuatan jahat yang harus dilawan dengan keberanian besar. Namun, setiap langkah untuk mengusir teror ini justru membuat kegelapan semakin mendalam. Dika harus menghadapi kenyataan bahwa teror yang ia alami bukan hanya berasal dari makhluk gaib, tetapi juga dari kenangan dan penyesalan yang tidak pernah bisa ia lepaskan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat kenangan, kini menjadi penjara bagi jiwanya. Bisikan dari masa lalu tidak akan pernah membiarkannya pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines