ORIENTASI LOGIKA Di Rembang Malam

ORIENTASI LOGIKA Di Rembang Malam

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 22, 2018
Sofa merah serta darah yang sudah mengering di kepalan tangan. Aku merebahkan badan menuju rembang malam dengan hati getir penuh duka, sengsara dan hilang akal pula. Ada bagian pecahan-pecahan yang berserakan di seluruh penjuru waktu yaitu hati yang jatuh penuh kekecewaan. Asap yang mengudara memenuhi setiap ruangan lantaran amarah membara di tungku pembakaran hingga menggelora. Mataku bengkak sebab air bah yang tak mampu kubendung, bandang mendobrak. Ketika hati dan pikiran tak mampu berkompromi lagi, kematian menjadi sesuatu yang kuharapkan lebih dari harapan-harapan anak rubah yang berlarian kesana kemari menikmati kehidupan. Aral melintang bagiku, lantaran getir memenuhi jiwa. Aku tatap langit-langit dengan mata merah menyala seraya berdoa dengan gemetar, "Lebih baik mati tapi hidup, daripada hidup tapi mati. Kematian bagi kedua orang tuaku" Pikiran irasonal berkecamuk, serta sang setan terus berbisik di daun telingaku. Aku memejamkan mata, letih.
All Rights Reserved
#77
heartache
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Felicia> Januari With You
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • KAIFA HALUKI??
  • Take A Break
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Thanks for all
  • TOO MUCH (Tamat)
  • MY SOUL

Tepat setelah berkelahi cukup sengit dengan teman, aku jatuh ke sungai karena didorong olehnya dan mati tenggelam kehabisan nafas. Bagaikan sebuah keajaiban yang datang di waktu mendesak, cahaya terang kemudian datang begitu menyilaukan mata. Pandanganku yang semula penuh kegelapan mulai terbuka perlahan. Memperlihatkan tempat asing dimana hampir semua barang serta orangnya nampak sangat besar dan kedua tanganku yang terlihat begitu mungil. Awalnya aku kebingungan karna tidak tau apa yang sudah terjadi sampai menyadari kenyataan bahwa aku merasuki tubuh seorang bayi sehingga biasa disebut reinkarnasi. Ternyata aku bereinkarnasi ke dalam novel yang kubuat sendiri dan masuk ke dalam tubuh gadis penjahat. Semua nasib masa depanku bergantung pada hari ini. Aku akan mengubah plot bagaimanapun caranya agar bisa bertahan hidup lebih lama. Demi umur panjang keluarga baruku yang tersayang. Tetapi mengapa plotnya tetap tak mau berubah?! Seberapa keras aku bertindak melenceng dari alur, ceritanya tetap berlanjut seperti semula!! Sialan, ini hal gawat. Apa yang harus kulakukan? Aku harus bertahan hidup!

More details
WpActionLinkContent Guidelines