Rain Over Me

Rain Over Me

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 5, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
(Update setiap Rabu dan Sabtu) ---- Suatu hari, aku terbangun dengan seorang anak berumur empat tahun yang memanggilku ayah. Serta seorang perempuan cantik yang sedang menyiapkan sarapan yang mengaku sebagai istriku. --- Aku mengalami amnesia selama delapan tahun dan menjalani hidup dengan identitas baru. Aku tak ingat apa-apa kejadian malam itu, ketika orang-orang kampung menemukanku dalam kondisi sekarat dengan luka tembak di dada. Yang pasti seseorang berusaha membunuhku. --- Sekarang, delapan tahun kemudian, aku kembali ke kehidupan lamaku dan mencari tahu apa yang terjadi padaku delapan tahun lalu. Tapi beberapa kali nyawaku kembali dalam bahaya. Sepertinya orang-orang yang pernah ingin membunuhku tahu bahwa aku masih hidup, dan kali ini mereka ingin memastikan aku tak akan selamat. Dan kali ini mereka juga mengincar istri dan anakku. --- Tanpa mengetahui siapa sebenarnya musuhku, aku harus berjuang menyelamatkan diri dan melindungi keluargaku.
All Rights Reserved
#292
urban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Monster
  • Lustfulness- #lustseries 1.0 [✅] 🔚
  • WEDDING VOWS
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Aku dan Saudara Kembarku [END]
  • A Vow Of Hate [ END ]
  • Vampires Of Sword's Kingdom
  • Abraham Salim (Book Satu) #Googleplaybook #JE Bosco Publisher

Sore itu, aku menemukan seorang anak laki-laki kurus kerontang bagai anjing liar di ujung jalan. Memohon memintaku untuk membawanya ke rumah dengan memprihatinkan, bahkan mengaku tidak memiliki identitas apa pun atau sebait nama ketika kutanya asal-usulnya. Lantas aku mengajaknya ke rumah, merawatnya sepenuh hati, dan memberinya nama Nazael. Namun, ketika anak itu beranjak dewasa, suatu kejanggalan dan beragam konflik perasaan timbul secara berturut-turut. Hingga di titik di mana aku menyesali keputusan konyol membesarkannya sejauh ini, yang sejak awal hanya anak antah-berantah pengirim malapetaka. [ ] - DON'T COPY THIS STORY IN ANY FORM! - © 2025 written by lianilia_

More details
WpActionLinkContent Guidelines