MY DREAMS

MY DREAMS

  • WpView
    Reads 546
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2020
Tittit..... Tittit....... Tittit...... Mendengar suara mobil satpam sekolah berlari terburu-buru untuk membuka gerbang sekolah. Gerbang sekolah terbuka, mereka keluar lalu Woo Bin melemparkan kunci ke pak satpam itu. "Tolong ya Pak, tempat biasa." Kata Woo Bin lalu mengejar sahabatnya, mereka berlari ke kelas. Tiba di depan pintu mereka mengatur pernapasan, dan masuk. Krekkk...... Ji Won berjalan di depan di ikuti Ji Soo. "Kalian terlambat lagi datangnya, apa kalian kesekolah hanya untuk bermain saja? Jawab?!" Kata wanita yang berusia 32 tahun itu. "Nuna.... Jangan marah, kami menjadi sedih. Hmmmm...." Ji Soo mencium tangan guru itu ala tuan putri, lalu memperlihatkan wajah imutnya. "..."Ji Won berusaha menahan tawa melihat tingkah sahabatnya. Dari pintu belakang Woo Bin mengendap-endap mengambil kesempatan untuk duduk di bangku tercintanya. "Yak!!! Kim Woo Bin. Kemari, cepat!!" Kata Ji Won. Semuanya melihat kebelakang , Woo Bin melihat kearah teman-temannya lalu berdiri tegap dan merapikan bajunya setelah itu berjalan santai kearah sahabatnya. "Kau mau menghianatiku hah! Mau mati!" Kata Ji Won berbisik kepada Woo Bin. "Sudah cukup! Kalian turun, pergi kelapangan dan lari 100 keliling cepat!!" Kata guru itu marah . "Songsengnim..." Serempak. "Cepat!!" Kata guru itu. Merekapun pergi kelapangan dan mulai berlari, semua teman yang ada di sana menahan tawa oleh ulah tiga sahabat itu.
All Rights Reserved
#1
seojisoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • Teacher Pet's : Brothership
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • GHAVARI
  • Eramnesia
  • Juni
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Sweet Combat

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines