HIM
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tak sedikit remaja terbawa sampai perasaan setelah membaca cerita-cerita remaja. Begitupula aku. Dengan berbagai karakter terdapat di dalamnya. Dari salah-satunya berasal dari cerita cinta di masa sekolah. Aku terlalu terbawa oleh alur cerita, dan terutama karakter-karakter pria di dalamnya. Mulai dari karakter pria yang pendiam, pintar, bad, bahkan pria-pria seperti di film drama korea. Sampai-sampai, aku sempat berandai dan berkeinginan agar salah-satu cerita remaja yang sudah ku baca, terjadi padaku. Memang konyol, mengingat kenyataan yang sangat berbeda dari kehidupan sekolahku dengan yang ada di novel-novel remaja. Tapi lambat laun, aku mulai menyadari karena selama ini aku tak sadar, bahwa apa yang kuinginkan di masa sekolah, sebenarnya sudah terjadi padaku. Seperti salah satunya, kisah percintaanku dan tentang dia yang begitu berbeda di pandanganku. Tapi bodohnya, aku... menyiakannya...
All Rights Reserved
#177
secrets
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BLUFF
  • ARDILA & DINAR
  • STAY WITH ME (ON GOING)
  • It HURTS
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • ASRAR|
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Just Friend
BLUFF

Rei jatuh cinta pada pandangan pertama. Atau setidaknya, itulah yang ingin dia tunjukkan kepada Aldan, murid dingin dan tampak tertutup di sekolah yang langsung jadi pusat perhatian Rei sejak hari pertama. Dengan senyumnya yang ceria, dia mulai mendekati Aldan, seolah sedang menjalani kisah cinta remaja yang biasa. Tapi apa benar sesimpel itu? Sekolah ini menyimpan luka lama, dan dia datang bukan untuk bersenang-senang. Semakin lama dia berada di sana, semakin banyak hal yang tidak sesuai dengan dugaannya. Rahasia demi rahasia mulai terbuka, membuatnya bertanya-tanya: siapa sebenarnya yang sedang bermain di sini? Dan pada akhirnya, apakah dia cukup siap menghadapi apa yang akan dia temukan? Karena dalam permainan ini, bukan hanya kebenaran yang dipertaruhkan, tetapi juga dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines