Who's that?

Who's that?

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2019
Sosok pemuda yang jauh dari kata baik atau bahkan sangat baik. Sosok pemuda yang sedang mencari, mengembangkan apa yang ada dalam dirinya. Hingga sosok pemuda ini, merasakan rasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Jatuh hati atau orang bilang 'Jatuh cinta'. Orang bilang, 'jatuh cinta itu indah, dan membahagiakan. Bila berdua, dunia terasa hanya milik berdua.' Tapi, orang lupa bilang bahwa 'jatuh cinta juga menyakitkan. Bila dikeramaian terasa hidup tinggal sendiri.' Karena itu, saya sadar, hidup bukan hanya tentang cinta, cinta dan cinta kepada sesama manusia. Tapi, hidup yang utama tentang bagaimana setiap insan mencintai Tuhan nya. - Althaf Xavier Muzakki. [ -Spiritual- ]
All Rights Reserved
#213
pemuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • AZALEA
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • AGAM:Love in pesantren
  • Hatiku Tertambat, Cintaku Tumbuh [End] √
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • lari atau diam ditempat
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • My Heart is Calling You✓
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines