Story cover for ONE FOUR THREE by AnandaTrijata
ONE FOUR THREE
  • WpView
    Leituras 68
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 68
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em mar 23, 2018
ini hanya kisah sederhana antara aku dan dia yang mermetamorfosa menjadi kita.

berawal dari benih benih lalu menjadi larva hingga waktu membawanya menjadi seekor kupu-kupu dengan sayapnya yang indah nan cantik.
tetapi apakah selamanya akan indah? waktu telah membawanya menjadikan dirinya seekor kupu-kupu, dan waktu juga membawa dirinya lenyap tertiup angin.

begitulah siklus metamorfosa yang tak lepas dari waktu, proses, dan takdir.
.
.
.
"Tolong bantu saya kerjakan soal ini!" titah seorang siswa  suaranya terdengar jelas dibalik pintu lab itu.
Matanya tertuju pada soal matematika yang tertera di papan tulis putih itu. 
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar ONE FOUR THREE à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
WARISAN, de metamorfosis2015
24 capítulos Concluída
" bang....lu kenapa...?" tanya daru begitu melihat gue yang menghentikan pergerakan tangan ini dari menarik tali timba, mendapati pertanyaan daru tersebut, gue kembali menggerakan tangan ini untuk menarik tali timba " kenapa sih bang..." tanya daru kembali seraya beranjak bangkit dari kursi pendek tempatnya mencuci pakaian, dan sepertinya suasana hari yang mulai beranjak gelap telah membuat daru tidak ingin untuk berlama lama lagi berada di halaman belakang " enggak tau nih...seperti ada sesuatu yang tersangkut di ember timba ini..." mendengar jawaban gue tersebut, daru menunjukan ekspresi ketidakpercayaannya, dan kini dengan perawakan tubuhnya yang besar, daru mengambil alih tali timba yang berada di dalam genggaman tangan gue lalu menariknya secara perlahan " itu apa bang......?" tanya daru, diantara pandangan matanya yang menatap ke dalam lubang sumur yang gelap ....blupppp... Entah benda apa yang telah terjatuh ke dalam air di dalam sumur hingga menimbulkan suara yang menggema, tapi yang pasti seiring dengan terdengarnya suara gema tersebut, pergerakan tangan daru yang tengah menarik tali timba terlihat semakin ringan, hingga akhirnya ketika ember yang berada di ujung tali timba mencapai bibir sumur, gue dan daru hanya bisa saling berpandangan dalam benak tanya atas apa yang sebenarnya telah terjadi " lu tadi lihat kan bang...sebenarnya yang tadi tersangkut di ember ini, benda apa ya...?" tanya daru sambil memandang ke dalam sumur Sekelumit perbincangan kecil antara gue dan daru adalah sebuah bentuk ketidaksadaran kami dalam menangkap sebuah sinyal alam yang mencoba untuk memberikan kami sebuah jawaban atas misteri yang menyelimuti tempat tinggal kami...yaa...sebuah misteri yang akhirnya memberikan kami sebuah pelajaran bahwa ada sisi lain selain sisi kebahagian yang menyelimuti dari sebuah kata warisan
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
The Dark Side(END) cover
𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?  cover
Mission? cover
Painful Love [TAMAT] (Cacasukabebek) cover
√→[TRANSMIGRASI ALKANA]←√ { B × B } [✓] cover
Mas Seskab With Partner Media [HIATUS] cover
WARISAN cover
OMAHBWN: special chapter,a bitter and sweet memories in one memory cover
TRANSMIGRASI??BODO AMAT!!! [END] cover

The Dark Side(END)

42 capítulos Concluída

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"