KEYNARA
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 1, 2018
Seperti warna monokrom, hitam dan putih. Mungkin hanya 2 warna itu yang menggambarkan kisah hidupku setelah kehilangan seseorang yang berarti dalam hidupku. Tak ada warna lain selain itu didalam hidupku. Seperti mereka enggan untuk masuk menghiasa hidupku. Sejak hari itu, hari dimana orang yang berarti dalam hidupku meninggalku untuk selama lamanya. Tidak dapat kembali seperti yg aku inginkan. Dihari itu juga seseorang pahlawah dalam hidupku pun meninggalkan ku tanpa memikirkan perasaanku. Dia pergi seolah tidak peduli dengan keberadaan ku. Mereka adalah kedua orang tuaku. Ibuku pergi untuk selamanya dan ayahku pergi tanpa sebab. Namun disaat hati ini hitam tak ada kebahagiaan didalamnya tanpa aku duga seperti munculnya pelangi setelah hujan. Ntah ini takdir atau bukan dia datang kembali, dia nyata tidak semu. Dia bersedia mengulurkan lengannya untuk ku membantuku untuk bangkit dari keterpurukan ini. Dia adalah seseorang yang aku cintai setelah ibu, dia cinta pertamaku. Akankah hidupku akan kembali seperti semula?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAISEN
  • Teruntuk Mia
  • Gula - Gula
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]
  • Aku dengan nya
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Titik Nadir
  • RUANG WAKTU
  • SARAY(U) [Completed]
  • Back For Me (Completed)
RAISEN

Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines