FERIR
  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 26, 2018
"Nick," "Dalam rangka apa lo datang kesini?" Lelaki itu menengok. "Yang penting,gue bukan ngikutin lo!" "Jangan ke ge'eran,jadi cewe!" " Orang yang kenal sama lo,belum tentu mereka peduli dengan hidup lo." "Jadi,berhenti seolah-olah lo punya segalanya!" Perempuan itu mengernyit tidak mengerti dengan apa yang laki-laki itu bicarakan. Air muka nya berubah masam saat mendengar nada kalimat terkahir yang di lontarkan oleh si lelaki tersebut.berbeda.jelas berbeda dari kalimat sebelumnya,ia tersadar saat laki-laki itu jalan tepat di samping sisinya,ia berujar pelan. "Lo berubah,"lelaki itu bergeming,dadanya bergemuruh,tangannya terkepal kuat-menahan emosi yang menyulut dirinya. Ia melangkah mundur,berhenti tepat di depan Maira Villiami Pradipta,seorang anak gadis yang terlahir dari keluarga terpandang.perusahaan papanya berkerja sama dengan perusahaan sang grandpa menjadi satu perusahaan yang sangat besar,dan juga terpandang. Sifatnya yang friendly,ramah,dan juga manja itu menyebabkan orang yang berada di dekatnya selalu enjoy.tapi ia tidak suka dirinya terlalu banyak di kenal orang,dan menjadi bahan pusat perhatian banyak orang. Sifat yang dahulunya sangat baik dan sopan berubah 180 derajat saat dirinya tidak siap menerima takdir yang menimpah keluarganya,jangan salahkan takdir-karena memang ia tidak salah.
All Rights Reserved
#94
gemas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • Look At Here (Slow Update)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Arsyilazka
  • GIBRAN [TAMAT]✓
  • DEAR US (SELESAI)
  • Bad Girl & Nerd Girl [END]
  • My Trip My Future ✓ [REVISI]
  • Fake Nerd
  • The Real Brengsek Boy (END)

Follow dulu sebelum baca!! . . Jangan jadi pembaca gelap! . . Berawal dari pertemuan tak sengaja di salah satu instansi perusahaan di Jawa Timur. Izzaana Shabirah Zalsabila, sering dipanggil Aca. Gadis manis yang memiliki sejuta keunikan dalam dirinya. Sedikit bicara, lebih menyukai sepi juga sendiri. Bahkan ketika libur kerja tiba, dia hanya bergulat di kasur kesayangannya. Bukan malas, memang tidak ada hal yang harus dikerjakan. Untuk sekedar keluar rumah pun harus mengumpulkan niat yang cukup. Harus berdandan, ganti baju, bahkan mengeluarkan sepedah dari garasi. Melelahkan sekali, bukan? Seketika kehidupannya berubah, sejak awal pertemuannya dengan lelaki yang dipuja banyak wanita. Siapa lagi dia kalau bukan Muhammad Abidzar Zayan ar-Raafiq. Lelaki tampan dengan sejuta pesonanya. Wibawanya, ketampanan parasnya, juga ketaatannya pada agama yang dianutnya. Hingga tak sedikit yang memanggilnya pak ustadz, Maa syaa Allah. "Gimana mbak produknya banyak yang jelek." "Nggak papa mas, namanya juga masih baru. Samean tenangno dulu hatine samean sama banyak-banyak shalawat biar produknya bagus, cacatnya dikit." "Tenang aku mbak kalo deket samean." Boommm.. malu kini yang dirasa. Jika saja Aca tidak memakai masker, terpampang jelas sudah wajah merah bak kepiting rebus itu. Lanjut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines