Silent

Silent

  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 25, 2020
Sepertinya, diam dan menyendiri bahkan berpura-pura tak mengetahui apapun --atau disebut orang-orang 'tak peduli'-- lebih menyenangkan. Dari pada harus merasakan lelah dengan bersikap seakan-akan kamu adalah makhluk paling bahagia dimuka bumi ini. Itulah tanggapan dari seorang "Gisella Putri". Lantas,bagaimana jika "Deo Gradipura" yang notabene nya memiliki tanggapan sama dengan Gisel,harus menerima takdir bahwa ia mulai tertarik pada gadis itu. Akankah mereka dapat mengeluarkan sifat aslinya masing-masing? Atau bahkan malah saling menyakiti dengan mempertahankan keegoisan mereka pada tanggapan mereka yang sama itu.
Todos los derechos reservados
#17
gisel
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • Love Sick
  • DIBALIK TAKDIR YANG ASING
  • ERLANGGA
  • EXCHANGE
  • DEVIAN [ END ]
  • Sweet Lies
  • AURORA [END]
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • Handsome Galvin {END}

Apa jadinya ketika seorang laki-laki remaja yang dingin, kejam dan memiliki aura yang menyeramkan sehingga tidak ada yang berani mengganggunya di sekolah seketika jadi manja dan suka merengek seperti anak kecil ketika bertemu dengan siswa baru pindahan dari Korea Selatan. Devan Kalandra Abrisam lelaki tampan yang berusia 18 tahun menginjak kelas tiga SMA sekaligus menjabat sebagai ketua ketua Osis di SMA milik Orang tuanya. Meskipun begitu di usianya yang masih terbilang muda ia sudah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Abs.Corp. Namun sikap dingin dan kejamnya berubah ketika kedatangan gadis bernama Ariella Devania Wijaya yang memiliki sifat yang sama seperti dirinya yaitu datar dan dingin. _______ "Minggir" ujar Ariella dingin dan menatap Devan dengan tatapan datar. "Nggak" jawab Devan "Nggak usah ganggu gue karena gue nggak suka sama lo seperti cewek-cewek yang biasa ngejar-ngejar lo" bentak Ariella "Apa sih el tega banget ngomong gitu sama gue" jawab Devan dengan matanya yang sudah berembun karena dibentak sama gadis yang sudah berhasil mencuri hatinya. Hatinya begitu sakit ketika gadis yang dia cintai justru mengatakan kalimat tidak suka kepadanya. Apa yang harus dia lakukan agar Ariella bisa menerima cintanya? Penasaran dengan perjuangan cinta Devan kepada Ariella dan apakah dia mampu meluluhkan hati gadis dingin itu? Yuk baca terus ceritanya di Pemilik Hati Ketos Dingin.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido