Silent

Silent

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2020
Sepertinya, diam dan menyendiri bahkan berpura-pura tak mengetahui apapun --atau disebut orang-orang 'tak peduli'-- lebih menyenangkan. Dari pada harus merasakan lelah dengan bersikap seakan-akan kamu adalah makhluk paling bahagia dimuka bumi ini. Itulah tanggapan dari seorang "Gisella Putri". Lantas,bagaimana jika "Deo Gradipura" yang notabene nya memiliki tanggapan sama dengan Gisel,harus menerima takdir bahwa ia mulai tertarik pada gadis itu. Akankah mereka dapat mengeluarkan sifat aslinya masing-masing? Atau bahkan malah saling menyakiti dengan mempertahankan keegoisan mereka pada tanggapan mereka yang sama itu.
All Rights Reserved
#24
gisel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Second Chance
  • Love Sick
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • Edgar : Between Chaos and You
  • Handsome Galvin {END}
  • ERLANGGA
  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • AURORA [END]
  • The Memory

"Elo boleh membenci gue. Elo boleh mikir apapun tentang gue. Tapi satu hal yang pasti. Hati gue cuma milik elo." Suaranya agak bergetar. Ia sedang mati-matian menahan emosinya. "Gue nggak bisa jelasin situasi brengsek ini sama lo sekarang. Tapi suatu saat nanti, elo bakal tau. Kalo gue nggak pernah menghianati lo."-Abel "Ada alesan yang belum bisa gue jelasin kenapa gue ninggalin lo tanpa pamit."-Ega Kini tawa Keysha makin keras. Kali ini ia merasa hidupnya benar-benar lucu. Bagaimana mungkin dua cowok sekaligus mengatakan hal yang sama hari ini. "Apa susahnya sih ngomong? Kenapa kalian para cowok suka banget bikin teka-teki yang mungkin itu malah bikin orang yang kalian sayang menjauh?"-Keysha

More details
WpActionLinkContent Guidelines