Takbir Cinta [ SUDAH TERBIT ]

Takbir Cinta [ SUDAH TERBIT ]

  • WpView
    Reads 76,768
  • WpVote
    Votes 2,980
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2020
[ Cerita sudah diterbitkan ] #Partlengkap Cinta Dan Sahabat. Kita tidak bisa memilih diantara keduanya. Hal inilah yang dirasakan Yasna si gadis kecil yang selalu merepotkan Azlan. Mereka sudah bersahabat sejak kecil hingga tumbuh dewasa bersama. Namun sang waktu membiarkan mereka berjarak cukup lama. Sehingga pada akhirnya, Yasna menemukan pelangi baru dalam hidupnya. Gadis itu mengklaim bahwa dirinya telah melabuhkan hati pada seorang lelaki yang bahkan saat itu berbeda keyakinan dengannya. Cinta yang berbeda. =============================== Ku serahkan jodohku padamu Ku pasarahkan takdirku padamu Yang telah kau tetapkan Di Lauhul Mahfudz. -Layla Yasna Zanitha-
All Rights Reserved
#925
rohani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECRET LOVE
  • AKU , KAMU & RENCANA SEMESTA
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Menuju Hidayah-Mu
  • Suratan Takdir dari Arsy [SUDAH TERBIT)
  • Setulus Kasih Aisyah [Terbit]
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • Dia dan Doa

[Cerita ini sedang di tangguhkan] - - "Ustadz, cinta itu bukan sekadar kata rencana dan takdir-Nya bukanlah bencana" Ucap lirih Azzahra kepada sosok laki-laki yang gak jauh berdiri dibelakangnya. Dengan tatapan sendunya, ia mencoba mempertahankan gadis didepannya. Ia tau dengan jelas kesalahannya dan berharap dapat memutar balik kembali kenyataan yang menjadi suratan takdir-Nya. "Saya mengakui saya salah, saya berharap masih ada kesempatan untuk saya memperbaiki salah saya, ra maafkan saya" Azzahra menghirup udara perlahan "InsyaaAllah saya sudah memaafkan ingkarmu. "Jadi ra.." kalimat Azzam terputus oleh Azzahra "Meski demikian mohon maafkan saya tidak bisa memberi apa yang Ustadz Azzam harapkan, tolong hormati keputusan saya." Ucapnya dan berlalu masuk ruangan kembali. Azzam terdiam menatap punggung gadis yang teramat ia cintai berlalu begitu saja, ia merutuki kesalahannya dan tergiur oleh nafsu dunia. Kini semua telah berakhir, ia yang bersalah atas hancurnya ikatan yang telah direncanakan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines