Here By Choice

Here By Choice

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 16, 2018
"ren, jangan menyalahkan orang ketiga dalam sebuah hubungan" ucap El saat memberikan masukan kepada anak murid yang tengah konseling kepadanya. "kamu tau kenapa?" sambung El kembali, Reena hanya menggeleng samar sambil menatap guru bk untuk mendengar penjelasan. "karena 'tamu' tidak akan masuk kalau 'tuan rumahnya' tidak membukakan pintu" Reena hanya menggaguk pelan tanda mengerti dan sedikit menunduk lesu. "Ren, kamu hanya perlu menutup matamu, melupakan semua hal tentang dia dan memulai semuanya dari awal. Selesai kan?" El selaku guru bk tegas dalam memberikan nasihat kepada anak didiknya. Walaupun ini hanya sekedar masalah cinta monyet anak SMA biasa , El tetap mendengarkan cerita mereka yang konseling kepadanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Namanya Intan (TAMAT)
  • After loving you [TAMAT]
  • Semesta (offGun)
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Always Forever Me
  • Love Story
  • Kia larasati fortuna

​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan