RALIK (REVISI)

RALIK (REVISI)

  • WpView
    Reads 5,631
  • WpVote
    Votes 723
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 5, 2019
Kyren Arinata. Ia bukanlah sosok siswa yang terkenal dan mengenal dunia luar. Bahkan untuk melanjutkan hidup nya saja, ia perlu di temani keempat sahabatnya yang ia kenal sejak masuk SMA. Dia tidak cupu. Juga tidak norak. Hanya saja terlalu tertutup. Cantik? Jangan tanya. Jika di bandingkan dengan seluruh wanita disekolah, bisa di putuskan Kyren lah yang tercantik. Ia hanya bertindak seperlunya, tak banyak alasan juga tak banyak berkata-kata. Rumit istilah nya. Sedangkan Ralik? Ia siswa terkenal di sekolah, Bukan karena kaya atau memiliki wajah tampan. Tapi karna ia suka segala hal yang berkaitan dengan kebahagiaan. Tawa, candaan, senyuman, itu favorit Ralik. Dan di cerita ini, Kyren membutuhkan sosok pria seperti Ralik. ---------------------------------------------------- Karna mencoba bertahan dalam setiap kekurangan, itu lebih sulit daripada berjuang mati-matian untuk setiap kelebihan. -Kyren arinata Jika kehidupan tertata pada dua pilihan, yaitu dicintai atau mencintai. Aku akan memilih untuk mencintai, dan berakhir pada dua pilihan lagi. Entah itu bertahan atau meninggalkan. -Ralik Hesa Daneswara
All Rights Reserved
#9
heartbeat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Rannia√
  • Fix, You! (completed)
  • Sebaris Cinta untuk Bagaskara
  • No Longer Mate
  • DEVIAN [END]
  • You Are My Destiny
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Stupid Cupid
  • Yang Dicari

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines