EN LA Lluvia

EN LA Lluvia

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 3, 2022
••••• Jika cinta seperti hujan ••••• Maka aku tidak ingin sebodoh hujan. Gadis itu terlihat tanpa jiwa, begitu kosong, di bawah tetesan hujan. Mengenggam payung hitam yang melindungi tubuhnya. Seakan tak mengizinkan setetespun air hujan menyentuh kulit pucatnya. Lluvia terdiam, menatap tetes demi tetes air hujan yang jatuh dengan suka rela menyentuh bumi. Dia tersenyum miris, melangkahkan kakinya diiringi gemericik hujan yang seolah selalu mengekori kemanapun ia pergi. Langkah itu terhenti, menatap nanar nisan hitam yang terlihat mulai menua dimakan usia, gadis itu berlutut. Mengabaikan tanah basah yang mengotori rok hitamnya. Tak ada lagi air mata yang menetes, tak ada lagi tangisan yang memilukan. Dia hanya terdiam, mengusap nisan itu dengan lembut. Meletakan sebucket bunga mawar di pusaran tua yang di panggilnya dengan sebutan 'Ayah'. ____________ Fabian Gryson menatap lurus wanita yang tak lama lagi akan menyandang status sebagain Nyonya Gryson. Wanita beberapa tahun lebih tua darinya. Wanita dengan paras yang begitu menawan tengah tersenyum padanya. Tidak sedikitpun menarik perhatian Fabian, batinnya gusar. Menolak pernikahan demi kekasihnya, atau mengecewakan wasiat sang kakek untuk menikah dengan cucu sahabatnya. Ia menatap wanita di hadapannya tanpa minat, di benaknya hanya ada lukisan wajah sang kekasih, kekasih yang ia cintai selama tiga tahun terakhir. Pria dengan kelembutan dan dapat mengerti akan beban hidup Fabian. Hanya dia, Fabian hanya akan mencintai pria itu sampai kapanpun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RION IS MY MANTAN!
  • Please, Love Me (END)
  • Sebuah Pesan Untuk Hujan [END]
  • BROKEN HEART [END]
  • Amor Almira
  • A Symbiotic
  • Liberosis
  • When the Rain Stops Following Me
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

PERHATIAN CERITA INI BELUM SEMPET REVISI JADI MOHON PENGERTIAN ATAS TYPO² YANG ADA ..... " enggak yon! aku gamau putus dari kamu! aku cinta sama kamu yon!" seru gadis bernama Aira memohon menggenģgam tangan kekasihnya yang mungkin sekarang akan menjadi MANTAN!. cowok itu menghempaskan tangan Aira kasar, " gue mau putus!" Aira menumpahkan air matanya, jatuh begitu saja didepan cowok yang sangat dia cintTAI!, " enggak! Rion pliisss kasih tau aku apa salah aku sampe kamu minta putus" " lo jelek, dekil, jorok, gendut, malu- maluin, pinter doang kalo gacantik percuma!" jleb hati Aira sakit! sakit sekali, orang yang dulu suka menghapus air mata kesedihannya kini justru malah membuat air mata kesedihan itu mengalir deras. " aku janji Yon! aku janji bakal berubah! aku bakal diet ketat buat kamu aku bakal pake sekin sekin ker atau apalah itu demi kamu Yon, tapi tolong...... jangan pergi dari aku" Aira menggenggam tangan Rion, tapi Rion menghempasnya seolah- olah Aira itu kuman. " gausah, gue bisa dapet yang lebih baik dari elo! gue balik" ujar Rion meninggalkan Aira di tengah gelapnya taman yang sepi itu. Aira menundukkan kepalanya, dengan kasarnya dia menghapus air mata yang jatuh untuk pemuda yang dia cinTAI! aira berbalik menatap keprgian Rion," baik Rion, kita lihat nanti siapa yang akan menyesal aku atau kamu?" gumam Aira tersenyum miring. ...... Judul awal: penyesalan mantan! haduuuehhhh semoga cerita yg ini lariss manisss Pernah mencapai rank 🏅🏅Rank; - 🥇1 in ingatan -🥇 1 in aneta - 🥉3 in alandra - 🥇 1 in alandra - 9 in cewekcantik

More details
WpActionLinkContent Guidelines