Story cover for Different lifes by Dhyahebaa
Different lifes
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 25, 2018
'Hidup itu pilihan. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita pilih.' Itu kata-kata yang selalu terdengar di telingaku. Lantas, bagaimana jika aku tidak diberi kesempatan untuk memilih? Apakah boleh, aku merasa hidupku tidak adil? Apakah boleh, aku marah pada semesta yang selalu mengambil orang-orang yang kusayangi tanpa bertanya? Apakah boleh, aku marah pada tuhan karena ia selalu menghadirkan duka dalam hidupku? 
-Lucy.

Aku percaya, tuhan selalu punya cara tersendiri untuk melihat kita bahagia. Rasa sakit, marah, bahkan kecewa, hanya percikan-percikan kecil yang ia berikan untuk kita lebih bersabar dengan kebahagiaan yang akan datang. Aku selalu memiliki pertanyaan di dalam otak ku, tapi aku simpan saja. Kehadiran wanita itu, sudah cukup menjawab beberapa pertanyaan ku.
-Ray.


Ketika harapan kecil di hancurkan oleh kata, 'berbeda'.
All Rights Reserved
Sign up to add Different lifes to your library and receive updates
or
#18darkmoon
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Mistake Of Love cover
Tomboyish Girl [Proses Penerbitan] cover
My Different Girlfriend (END) cover
Till I Meet You cover
Relationshit (Completed) cover
Dua Sisi (TAMAT) cover
She Is Mine cover
Be My Endless cover
DiaNda (END) cover
^Ourstory^ cover

Mistake Of Love

63 parts Complete

'Kau tidak bisa memilih dimana dan kapan cinta itu akan datang. Kau juga tidak bisa memilih pada siapa kau akan jatuh cinta.' Itu hanya sebuah kalimat konyol yang dibisikkan sebagian besar orang. Pada kenyataannya, kau bisa memilih, siapa yang akan kau bahagiakan, atau siapa yang akan kau lukai. Bagaimana caramu membahagiakannya, atau bagaimana caramu melukainya. Semua pilihan diserahkan padamu. Meski berulangkali kau berusaha menghindar, dan menjauh, bukankah sudah dikatakan? Cinta tetaplah cinta, dan takdir tetaplah takdir. Tidak pernah ada yang salah dalam cinta, karena yang salah hanyalah cinta itu sendiri. Karena setiap cinta memiliki kesalahannya masing-masing....