We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Different lifes

Different lifes

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 31, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
'Hidup itu pilihan. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita pilih.' Itu kata-kata yang selalu terdengar di telingaku. Lantas, bagaimana jika aku tidak diberi kesempatan untuk memilih? Apakah boleh, aku merasa hidupku tidak adil? Apakah boleh, aku marah pada semesta yang selalu mengambil orang-orang yang kusayangi tanpa bertanya? Apakah boleh, aku marah pada tuhan karena ia selalu menghadirkan duka dalam hidupku? -Lucy. Aku percaya, tuhan selalu punya cara tersendiri untuk melihat kita bahagia. Rasa sakit, marah, bahkan kecewa, hanya percikan-percikan kecil yang ia berikan untuk kita lebih bersabar dengan kebahagiaan yang akan datang. Aku selalu memiliki pertanyaan di dalam otak ku, tapi aku simpan saja. Kehadiran wanita itu, sudah cukup menjawab beberapa pertanyaan ku. -Ray. Ketika harapan kecil di hancurkan oleh kata, 'berbeda'.
All Rights Reserved
#103
sunshine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wozry : The Green Fire Harph ✔ [REVISI]
  • Claudya
  • Faldhita (GxG Story)
  • Mistake Of Love
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • Story Between Two "HOME"
  • Clarisa Yunita ( End )
  • Be My Endless
  • Relationshit (Completed)

|Fantasy & minor-Romance| # 1 - FantasyAdventure (5 Feb 2022) # 1 - MagicSchool (18 Nov 2019) # 4 - fantasy-romance (4 Okt 2019) # 6 - Minorromance (9 Okt 2019) Arami tidak ingin percaya pada surat yang ada ditangannya. Tetapi setelah membaca surat itu, potongan ingatan bermunculan dipikirannya. Tentang hutan yang terbakar, sosok wanita yang bersimbah darah, dorongan dipundak yang menyuruhnya untuk lari, semuanya terasa begitu nyata. Pada akhirnya dia tahu bahwa hanya dirinya yang mampu memutar kembali waktu, menuju masa dimana semuanya berawal sebelum keadaan menjadi semakin tak terkendali. Pilihannya lah yang akan menuntun nasib ribuan orang. Oleh karena itu, dia tidak boleh salah dalam memilih. Antara eksistensinya yang terhapus dari orang-orang yang disayanginya atau pertumpahan darah dari ribuan orang tak bersalah, menurutmu manakah yang akan dia pilih? Note: Masih banyak typo bertebaran. Semua kesalahan akan direvisi ketika cerita sudah tamat. Selamat membaca💕

More details
WpActionLinkContent Guidelines