Menunggu Kemarau

Menunggu Kemarau

  • WpView
    LETTURE 184
  • WpVote
    Voti 57
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 1, 2018
Semuanya menyukai musim hujan. Penyair suka hujan,anak kecil suka hujan,hingga para orang tua suka hujan. Hingga mereka terkadang melupakan adanya kemarau. Bagaimana bisa sebuah bunga setia menunggu datangnya kemarau yang bisa jadi membunuhnya? Bagaimana bisa ia membiarkan hujan yang mencurahkan perhatiannya pada sang bunga? Bagaimana caranya ia mengungkapkan perasaannya pada kunang-kunang, yang mana sulit sekali untuk di raih? Tapi, terlepas atas semua yang terjadi, sang bunga tetap menunggu kemarau.
Tutti i diritti riservati
#5
kunangkunang
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Rain Sound
  • When You Come
  • In a Rainy Season
  • Galih
  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Summer Waves [2023]
  • DIA (Completed)
  • Love
  • Pelangi Setelah Hujan
  • Haters and Lovers of Rain [END]

(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti