Story cover for Athala by AnggunTj
Athala
  • WpView
    LECTURES 152
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 152
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement mars 25, 2018
Kisah cinta seorang gadis penyuka senja dan eskrim, Athala namanya. Dia merupakan gadis yang sangat cerewet tapi dibalik kecerewetan nya dia sangat menyayangi kedua sahabatnya yaitu Tara dan Marsya. 

Dia mempunyai kisah cinta yang buruk di hari yang lalu. Ketika dia sedang berusaha untuk melupakannya tiba-tiba datang sesosok laki-laki yang dibilang cukup famous di sekolahnya karena dia sering php in cewe cewe gitu, Vernas namanya.

Awalnya dia cuek karena dia takut jadi korban php selanjutnya. Tapi sebenarnya karena dia juga belum bisa moveon on dari mantannya sih :v


Pengen tau kelanjutan ceritanya? yukk kepoin dan jangan lupa vote & comment yaa :)
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Athala à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
(Not) A Dream School (On Going), écrit par AnggiPratiwi935
25 chapitres En cours d'écriture
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Lantas (END) cover
DAVARA cover
Semu [Completed] cover
this is me cover
Do you think Of me ? [ Lengkap ] ✔ cover
ALTAN DAMETRA cover
Pengoyak Hati Si Kejam - Bl ( Zafuyu Couple) cover
(Not) A Dream School (On Going) cover
ALANAALANKA. [ ON GOING] cover
From Being Accused, to Being True cover

Lantas (END)

48 chapitres Terminé

PERINGATAN ⚠️ Dibeberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."