Pesawat melambung tinggi di atas awan.
Aku hanya bisa menahan rasa sedih di dadaku. Aku meninggalkan orang yang aku pikir miliku selamanya, kita seharusnya berjanji untuk membuatnya hubungan ini bekerja, untuk membuat jarak jauh bisa kami atasi, tetapi ketika aku melihat ke luar jendela ke kota yang memudar di bawah, aku tidak dapat menghilangkan perasaan bahwa ini adalah akhir.
Aku tidak tahu apa yang menungguku di belahan dunia lain tetapi sedikit yang aku tahu, perjalananku baru saja dimulai.
Ketika aku memasuki kehidupan baruku di luar negeri, aku mendapati diriku terlempar ke dalam angin puyuh pengalaman baru dan orang-orang baru. Aku mencoba membenamkan diri dalam budaya dan memanfaatkan waktuku di sana.
Namun di tengah semua hiruk pikuk, pada suatu malam yang sangat hujan, aku bertemu dengannya. Dia tidak seperti siapa pun yang pernah aku temui sebelumnya, dengan semangat berapi-api dan jiwa petualangnya. Mau tidak mau aku tertarik padanya, dan sebelum aku menyadarinya, aku jatuh cinta padanya dengan cara yang tidak pernah kubayangkan.
Tapi bagaimana aku bisa move on dan mencintai seseorang yang baru, ketika hatiku masih milik orang lain? Rasa bersalah membebaniku saat aku berjuang untuk mendamaikan masa lalu dan masa kiniku, tetapi ketika aku menjelajahi jalan-jalan asing di negeri asing ini dengannya, aku merasa bahwa inilah tempat yang seharusnya aku tuju, bahwa cinta baru ini sepadan dengan risikonya.
Ini adalah awal dari perjalanan yang tak terduga, perjalanan cinta, patah hati, dan penemuan diri. Itu adalah perjalanan yang akan membawa aku lebih jauh dari yang pernah aku bayangkan, dan yang akan mengubah aku selamanya...
WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan.
**
Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu.
Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran.
Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama.
Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku.
Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku.
Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara.
Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa.
Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah.
Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.