Tentang Setelahnya

Tentang Setelahnya

  • WpView
    Reads 544
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Sendiri bukan berarti kesepian. Namun, terkadang sebagian orang mengangap kesendirian itu sebagai 'aib' di cap tak laku. Begitulah yang sedang dirasakan oleh Pemuda bernama Malik Rajaindra. Duda tampan, mapan, dan soleh. Kegagalan dalam berumah tangga di usia muda, di jadikannya pelajaran paling berharga. Rasa takut untuk memulai kehidupan baru dengan pernikahan kedua, belum juga ia lakukan. Meski sudah di desak oleh Umi nya, tetap saja dengan pendiriannya yaitu 'menduda' Hingga suatu hari pertemuan tidak sengaja dengan gadis sederhana, tapi terlihat anggun dan bijaksana. Membuatnya berani untuk mengakhiri masa 'dudanya'. Siapakah gerangan gadis yang mampu memikat hatinya itu? Akankaj Malik melamarnya?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Maafkan Aku Yang Masih Pacaran [SUDAH TERBIT]
  • Pernikahan Kedua PAK DUDA (New Version)
  • Dendam Cinta Sehati
  • Aldhefara (Re upload)
  • Humairoh
  • Relationship Goals [REVISI]

Nazra Afida Sabira, gadis yatim piatu tidak memiliki sanak keluarga hidup menumpang pada sahabat orang tuanya. Diusianya yang baru 20 tahun, gadis bermata bulat itu menikah bukan karena keinginannya. Namun tak butuh waktu lama tanpa disadari cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Tentunya karena dia telah menerima takdirnya maka ia harus mencintai yang sudah menjadi suaminya itu. Apakah Nazra salah mencintai suaminya dari tampang? namun tentu saja tidak hanya dari fisik yang ia sukai, ia mencintai suaminya juga karena ketaatannya pada Sang Illahi. Kehidupannya seperti permukaan bumi, tidak hanya melulu mulus seperti halnya samudra, banyak gundukan-gundukan yang hampir membuatnya menyerah. "Oh Allah, apabila bertemu dengannya adalah kebetulan, namun kebetulan itu adalah TAKDIR-MU maka kuatkan lah hatiku teguhkanlah hati ini agar bisa menjalaninya tanpa menyalahi Takdirku yang telah Engkau siapkan. Izinkan aku egois oh Allah, selalu mengharapkan akhir yang bahagia untuk Takdir yang ku jalani " ~Nazra A S Jika hujan adalah kesusahan dan matahari adalah kebahagian Maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat betapa indahnya pelangi warna-warni. ~selamat membaca~

More details
WpActionLinkContent Guidelines