FRADELLIA

FRADELLIA

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 17, 2018
Hollaa👐... eh🙊, Hallo maksud ny😆 Fradellia Queeshia Sakinata. Begitu lah nama nya. Dia lebih senang jika di sapa dengan sebutan Adel. Salah seorang siswi di SMA Taruna Jaya. Wanita berparas cantik, putih, namun terbilang cukup pendek ini adalah wanita yang sangat suka bergaul dengan banyak pria. Tomboy, blak-blakan, sok cuek padahal peduli, dan masih banyak lagi sifat yg dia miliki. Guys... Jadi, ini menceritakan tentang bagaimana Adel bergaul dengan banyak manusia yg dinamakan "Teman". Sorry, dibagian cerita ini gabakalan banyak cerita tentang kisah cinta nya. Dan di beberapa dialog akan ada sedikit campuran dengan bahasa sunda. Because, saya orang sunda. hehe😆 # sorry nih kalo ada kata2 yg kurang mengerti. Karna saya masih pemula. HAPPY READING~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He Wrote My Name Wrong
  • Antara seamin dan seiman
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • Elvina [COMPLETED]
  • DIFFERENCE OF TWINS
  • Treacherous
  • ALESYA (END)
  • My Bad Boy Senior [TELAH TERBIT]
  • Extraordinary Love {COMPLETE}✓

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines