The Memories

The Memories

  • WpView
    Reads 736
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 1, 2020
"Sebagai gantinya lu harus jadi pacar gue!" "Gue gak salah denger kan?" "Apa perlu gue ulangin?" "Yang jelas gue gak mau jadi pacar lu dan gak akan pernah!" "Ohh jadi lu nolak gue ni. Ok, mulai sekarang siap2 aja lu akan selalu berurusan dengan gue" "Okok kasih gue waktu satu hari untuk mikir" "Gue tunggu nanti malem"
All Rights Reserved
#221
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga Belas Misi ✔️
  • BulBin (END)
  • Alice & Adrian
  • BULAN (END)
  • Unforgettable
  • Save Feelings
  • ALFIAN BAGASKARA
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Mentari Tanpa Sinar

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines