MY BEST FRIENDS

MY BEST FRIENDS

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 26, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Ini first story gw,yg topiknya tentang persahabatan dan cinta monyet. Mending baca deh daripada penasaran. "bangsat......lu apa2an sih tiba2 nabrak orang sembarangan"ucap gw marah "lu kali yg nabrak gw,kalo jalan itu jangan main hp"ucapnya dingin 'Bangsat dasar cowok gila,dingin lagi'umpat gw dalam hati
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Layla Dan Kehidupannya
  • Pretty Careless
  • My possesive boyfriend
  • my story
  • GALAZANA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Three Targeted Girls!!
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • The Story Of Aghea

Kata orang, cinta pertama itu takkan pernah berhasil. Lantas, Layla bertanya-tanya. "Emang iya kalo cinta pertama ga akan bisa berhasil?" tanyanya dengan wajah polos di umur 11 tahun, saat akan menduduki bangku kelas 6 SD. Di umur 14 tahun, Layla sadar bahwa perkataan orang yang mengatakan cinta pertama (lebih pantas disebut cinta monyet) akan gagal ternyata benar. "Padamu aku pernah memimpikan hidup bersama, berjuang bersama, saling mengasihi sampai tua. Namun semesta tak sebaik itu mengizinkan. Ternyata ini adalah akhir dari kita." Tutur Gilang. Mendengar ucapan Gilang, Layla tertawa kecil. Apa katanya? Akhir? Apa yang sudah berakhir? Dari awal juga 'kan hubungan mereka tak pernah dimulai. "Salah. Lebih tepatnya, ini buntu. Aku dan kamu tidak pernah memulai hubungan apapun. Tolong jangan merasa tersinggung, kak. Sejak awal, aku dan kamu tidak akan pernah menjadi kita. Meskipun perkataanku begitu, aku tetap bersyukur bisa mengenal dan melalui hari-hariku bersamamu. Jika Tuhan mengamini reinkarnasi, aku akan meminta pada Tuhan untuk membuatku jatuh hati lagi padamu. Selanjutnya, mari kita bertemu di kehidupan yang lain dengan keyakinan dan perasaan yang sama." balas Layla.

More details
WpActionLinkContent Guidelines