Untuk Mu
  • WpView
    Leituras 137
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 22, 2018
Lebih baik aku diam dan tidak menyatakan cinta kepadamu. Daripada aku harus melihatmu menjauhiku secara perlahan. Percayalah, bahwa itu sakit. Biarkan aku Dan Tuhan mu saja yang tau tentang hati ini. Hanya sepenggal kata dari hati Penulis
Todos os Direitos Reservados
#773
waktu
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Can You Give Me One More Chanche
  • You are in my past and my future [END]
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Andai bisa
  • Diary hati:)
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • DikaRanggi
  • Rintik Rindu
  • KONSEKUENSI HATI

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo