Story cover for SHADOW by Anggitaadr21
SHADOW
  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Mar 27, 2018
Malam ini, aku hanya termenung di atas meja belajarku bersama pena yang menari nari di atas kertas. Tidak ada yang lain. Aku hanya ingin menulis tentang mu, dan tentang kita. Jika pepatah mengatakan "Jangan ragu melepas merpati terbaik untuk terbang, karena yang terbaik selalu tau bagaimana cara nya pulang" 
Menurutku, kamu lah yang terbaik. Itu menurutku, terserah apa kata orang. Karena itu bukan urusanku!!

Let's read!
All Rights Reserved
Sign up to add SHADOW to your library and receive updates
or
#66masamasasma
Content Guidelines
You may also like
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
You may also like
Slide 1 of 8
SINGKAT cover
About feeling{Aira Agatha}Complete✔️ cover
Have a Nice Dream [Completed] cover
Melepas Luka cover
Di Balik Layar [Completed] cover
Don't Talk About Money cover
Another Goodbye (The Other Side 2) cover
Paradise cover

SINGKAT

40 parts Complete

Aku jatuh hati pada orang yang bisa dengan mudah meninggalkanku pergi. Dia memikat dengan mudah dia buat hati ini terpikat. Hingga, aku terjebak di labirin cintanya. Labirin di mana aku tak bisa keluar tapi sekarang dia menyuruh aku keluar. Tanpa memberitahukanku jalan pulang. Perkenalanku dengan dia yang masih bisa dihitung hari tapi menyimpan banyak memori, malam ini aku merindukanmu lagi.