My Fault (Revisi)

My Fault (Revisi)

  • WpView
    Reads 2,881
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 10, 2018
Jhonatan Aditama putra tunggal dari Tn. Aditama dan Ny. Aditama, karena itu mereka mengadopsi putri dari panti asuhan dimana mereka yang menjadi donaturnya. Joana Wijaya gadis berumur 12 tahun, gadis manis tapi agak pendiam. Awalnya Jhonatan menolak tapi seiring berjalannya waktu dia 'agak' menerima kenyataan. Sampai saat di masa SMA Joana menjadi primadona di sekolahnya menyebabkan rasa tidak nyaman di hati Jhonatan. Apakah yang dirasakan Jhonatan sebenarnya?
All Rights Reserved
#33
fault
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)
  • Discovery Of Love (Completed)
  • Asmara Tarian Retno
  • GET A NEW LIFE
  • Twilight's Love Puzzle
  • Seputih Kapas yang Mengabu
  • KENANGAN KOTA JOGJA KALA ITU [On Going]
  • Cinta Di Jogja [Terbit]
  • (TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines