Save Myself [RP]

Save Myself [RP]

  • WpView
    Reads 3,625
  • WpVote
    Votes 158
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 27, 2018
[RP - INDO] [Close] Disaat keputusasaan menghampiri... dia datang padamu, menawarkan 'bantuan'. "Apa kau mau membuat kontrak denganku?" Begitu tanyanya di keheningan malam. Walau hujan turun dengan deras... suaranya tetap terdengar jelas. Seakan tak dapat dikalahkan oleh sang hujan. Suara itu pun... terdengar lembut sekaligus menghanyutkan. "Aku akan menjadi pelayanmu," Dia menatap lurus padamu. Begitu tajam dan menusuk, seakan hendak menembus setiap relung jiwamu. Lalu entah kenapa... kau tak dapat mengalihkan pandangan. Manik itu seakan menghipnotismu untuk terus menatapnya. "Aku akan mengabulkan setiap keinginanmu. Sekalipun keinginan yang mustahil," Ketika kalimat itu terucap, kau dapat melihat matanya yang berkilat sekilas. Walau sedetik... kau dapat memastikan bahwa manik itu berubah warna menjadi semerah darah. "Kau hanya perlu memenuhi satu syarat," jeda sejenak. "Itu pun... cukup mudah," Kini, bibirnya mengukir sebuah senyuman. Yang terkesan seperti sebuah seringai kejam. "Kau hanya perlu...." ***
All Rights Reserved
#99
butler
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Perawan di Pelukan Iblis
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • Payback's Sweet
  • BAD LIAR (Completed)
FATE

Cerita one shoot , two shoot dan shoot shoot lainya ya... *cerita ini hanya fiksi belaka, jangan mengaitkan hal hal yang berada di dalam cerita ini ke dunia nyata, saya hanya meminjam nama dan tidak lebih, untuk cerita saya buat sendiri ya, tidak untuk di jiplak seenaknya dan tanpa seijin authorrrrr, terima gajihh 🙏 "Aku tahu dewa, ini sedikit egois... tapi ijinkanlah aku yang terkutuk ini mempunyai nasib" . . . "Ijinkan aku ke sana ayahanda , dan jika benar demikian, tanganku yang akan melenyapkanya" . . . "Jangan salahkan Dunia, dia tidak tahu apa apa, dia hanya menjadi tikar di mana peran manusia di lakonkan... . . " Berhentilah menatapku , lama lama liur mu berpindah ke mata ... "sialan ..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines