Kau tau, tentang mengilusikan seseorang dalam harapanmu. Tentang dia yang mungkin tak menghiraukanmu. Kau, bayangnya dalam gelap. Haha, bayang dalam gelap? YA! Apa kau bisa melihat bayang dalam gelap? Tidak kan. Sama sepertinya, tak kan pernah melihatmu. Tapi kamu harus tau, bayanganmu adalah dirimu. Kamu tau dirimu. Sama sepertinya, tau dirimu. Karena apa? Karena kau bayangnya. Tenang saja. Tak perlu risau, tak perlu khawatir.
Dan kau tau? Mengilusikan seseorang dalam harapanmu memang tak salah. Tak ada yang salah dalam berusaha. Tapi kau tau akibatnya jika ilusimu tak terealisasikan? YA! Sakit memang. Tapi ingat! Dirimu adalah obatmu. Jika kamu tak mau mengobatinya, kamu akan terus terluka. Bangkitlah! para pejuang realitas ilusi! Aku bersamamu! Lebih tepatnya, kita bersama!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang