KATAKU
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 25, 2019
WpInfo
Poetry
Jika lidahmu terlalu kelu tuk berbicara, maka sampaikanlah lewat kata-kata. Meski tak bermakna, sekiranya kamu pernah mencoba. Untukmu yang disana, dapat salam manis dari wanita pecinta bunga. Meski bukan bunga yang indah dan menawan, setidaknya ia langka dan sulit didapatkan. Untukmu yang menunggu kepastian, lihatlah bulan yang tidak ditemani bintang, juga lihatlah langit yang tidak ditemani awan. Jika kamu sudah melihat, maka kamu akan mengerti. Untukmu yang sedang kesepian, lihatlah tulisanku ini yang tak beraturan. Terkadang membahas tentang cinta, terkadang pula membahas tentang pahitnya kehidupan. Jika kamu suka, aku akan sangat bahagia. Jika kamu tidak suka, aku tidak akan memaksa. Terimakasih telah meluangkan waktu mu untuk membaca tulisannya ini. Jika ada salah kata dan tanda baca, mohon diperiksa. Sekiranya ada kata-kata yang menyinggung, itu memang sengaja. Kamu perlu introspeksi diri dan mengenal sebelum menilai orang lain. Terkadang jomblo juga bucinnya kelewatan, jadi perlu diantisipasi dengan diberi perhatian. Written by Ditanandatiana Adik Fitri Edliana × Dita Nanda Tiana × Riris Safitri
All Rights Reserved
#839
rasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Rasa Tanpa Kata
  • CLARA
  • (✔) Save Me Please!!
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]
  • N O R A [on going]
  • Titik Yang Benar
  • My Friend Is My Strength
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)

Cinta pertama... Saat kau merasakannya kau tak kan mampu mempercayai degupan jantungmu yang berdegup keras di atas suara peluit kereta api yang memekikkan telinga Kau tak akan mempercayai desiran aliran darahmu yang tiba-tiba berpacu melebihi kecepatan cahaya Kau tak akan mempercayai duniamu yang penuh dengan sesak orang, karena yang terlihat dalam pandanganmu di sana hanyalah dirinya Cinta pertama memang cinta yang paling indah Lebih indah dari butiran salju yang turun di musim dingin Lebih indah dari bunga-bunga yang bermekaran di musim semi Lebih indah dan hangat dari terik mentari pagi yang menyusup masuk dari tirai kamar tidurmu Dan terasa begitu manis bagaikan madu Tapi... Cinta pertama tak selalu menjadi milikmu Adakalanya kau harus melepasnya untuk menggantinya dengan cinta yang baru Yang menentukan hidupmu di masa depan bukanlah cinta pertamamu Jadi, tak ada salahnya jika kau kehilangan atau tak dapat memiliki cinta pertamamu Karena dia selamanya akan tetap menjadi sesempurnah yang ada dalam ingatanmu Dan akan menjadi bingkai indah yang akan melindungi cinta terakhirmu Sepeti itulah cinta pertamaku

More details
WpActionLinkContent Guidelines