Ikhtiar Cinta

Ikhtiar Cinta

  • WpView
    Reads 6,086
  • WpVote
    Votes 227
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 13, 2024
22-sept-2015 Hujan, sekarang aku suka dia dan jika dia datang aku suka jika ada di dalamnya, karena dia, telah menyembunyikan air yang telah keluar dari mataku, dan dia juga mengajarkanku apa artinya rindu yang sesungguhnya, dan dia yang memberitahuku tentang apa artinya kehilangan, kehilangan seseorang yang sangat-sangat ku sayangi yang telah ku campakkan dulu. Sampai akhirnya aku luluh dengan caranya menghadapi egoku. Laki-laki sholeh, taat agama, tampan dan sangat sederhana, laki laki yang ku sebut degan sebutan "cowok aneh" tetapi dia yang telah merubah segalanya, tetapi dia mengujiku dengan menjatuhkan semua harapanku.
All Rights Reserved
#2
proseshijrah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Be Present and Stay
  • My Precious Husband
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Tentang Aku dan Dia
  • Rasa Dalam Sujudku
  • IKATAN HALAL ✔️
  • AZALEA
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines