Ravel
  • WpView
    MGA BUMASA 367
  • WpVote
    Mga Boto 15
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Mar 23, 2020
Kadang terlihat jahat itu perlu. Agar kita tidak mengangkasa saat banyak pujian atas sebuah kebaikan yang kita lakukan. -Mavella
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Fix You [ COMPLETE √ ]
  • You're My Crazy Girl
  • Teach Me [Hiatus]
  • SHEARAYLA
  • Karena Kamu Rumahnya
  • SIRNA
  • Antara  [End]
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • Stupid Love [END]

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman