We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Thank yoo.

Thank yoo.

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 6, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Terimakasih telah menjadi yang terbaik. Terimakasih telah menerimaku apa adanya. Apakah kau tahu bahwa aku sangat berterimakasih kepada tuhan? Terimakasih.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan Aku Untuk Berubah
  • Take My Hand And Never Let It Go
  • Dilema Sahabat
  • di akhir perang
  • Five Second Minutes
  • You In My Mind
  • Is There Hope [Completed]
  • Perjalanan Cintaku...
  • My Precious Husband
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Semua yang ku lalui bukanlah sebuah kebetulan, bukan juga sebuah ketidaksengajaan. Namun itu semua sudah termasuk rancangan Allah yang terbaik. Bisa saja kau merencanakan hal terhebat bagimu, namun Allah lebih tau mana yang terbaik bagimu dan mana yang bukan hal terbaik bagimu. Allah lah yang paling tahu kapan harus mengabulkan setiap bait-bait doamu. Allah juga yang merencanakan hal terhebat lainnya, ketika Ia tidak mengabulkan rencana terbaikmu. Terkadang banyak orang yang masih meragukan skenario Allah. Tidakkah seluruh hidupmu ini diatur oleh Allah? Tidakkah setiap nafas yang kau hirup dan yang kau hembuskan ini adalah termasuk rancangan-Nya? Dan itu semua bukanlah sebuah ketidaksengajaan. Baiknya lagi, Allah selalu ber-husnudzon terhadap hamba-hamba-Nya, meskipun banyak dari hamba-hamba-Nya yang masih meragukan-Nya. Dan, satu hal yang ku tahu, bahwa setiap pelajaran tidak selalu dibungkus dengan hal-hal yang baik, namun terkadang Allah membungkusnya dengan perjuangan dan air mata. Kau tau? Bahwa orang hebat tidak tercipta dari kesenangan saja, namun juga dibungkus dengan penderitaan, perjuangan, dan air mata. Allah selalu menyelipkan hal terbaik, bahkan pada hari terburukmu sekali pun. Namun kebanyakan dari mereka sudah terlanjur untuk berburuk sangka terhadap Allah, dan memilih untuk menyerah pada persimpangan jalan. Tak semua orang akan paham dengan masalahmu, mereka mendengarkan ceritamu hanya ingin sekedar tau, dan tidak benar-benar ingin menyelesaikannya kecuali dirimu sendiri. Tak ada yang mau mendengarkan seluruh keluh kesah mu selama lima kali dalam sehari, kecuali Ia zat Maha Agung. Namun masih banyak orang di luar sana yang enggan untuk mengadukan segala masalahnya ke Allah, padahal jika ia mau mengadukan dan menyerahkan segala masalah ke Allah di jamin Allah pasti akan membantunya menyelesaikan masalah. #WritingProjectAE

More details
WpActionLinkContent Guidelines