One last time

One last time

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 9, 2018
setiap ada pertama pasti ada terakhir setiap pertemuan pertama pasti akan berakhir Itulah yang dialami kedua orang yaitu Kayland alexander dan Alezza carlissa Cicilia Kau perlu berharap untuk mendapatkan hatinya tapi bagaimana jika dihatinya sudah ada perempuan yang menempati ? Kecewa?sedih? Sangat. tapi bagaimana bila perempuan yang menempati hatinya pergi meninggalkan kayland selama-lamanya? Akankah bisa Alezza menempati posisinya? Dukung terus yahh (◍•ᴗ•◍)ikutin terus cerita one last time mwehehe
All Rights Reserved
#425
film
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hilang yang Tak Usai: Saat Kehilangan Menjadi Nyata, atau Mungkin Hanya Ilusi
  • Lembayung Terakhir
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • INSOMNIA - it supposed to be a love letter (complete)
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Can I Call You Mine?
  • KAYLA [End]
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • MEMORIA (COMPLETE)

Cassandra Aveline lelah. Lelaki itu selalu mengulang kesalahan yang sama-menyepelekan hal-hal yang penting baginya, menghindari pertengkaran dengan mengalihkan topik, lalu menghilang seolah waktu bisa memperbaiki segalanya. Tapi meski lelah, Cassandra tak pernah benar-benar bisa pergi. Setiap kali ia mencoba melepaskan, sesuatu dalam diri Elvard selalu menariknya kembali. Namun, semakin lama, ia mulai bertanya-tanya: apakah cinta memang seharusnya terasa seberat ini? Elvard Haesten selalu kembali. Baginya, diam bukan bentuk pengabaian, melainkan caranya menjaga agar Cassandra tetap tersenyum. Ia percaya bahwa tidak semua luka harus dibicarakan, bahwa beberapa pertengkaran lebih baik diredam daripada diperuncing. Namun, yang tidak ia sadari, setiap kepergiannya justru meninggalkan luka yang lebih dalam. Sampai akhirnya, salah satu dari mereka benar-benar menghilang. Namun, kehilangan itu tidak sesederhana yang terlihat. Waktu mulai terasa kabur, kenangan seperti serpihan kaca yang memantulkan gambaran yang berbeda dari setiap sudut. Apakah ini akhir yang sesungguhnya, atau hanya bagian dari ilusi yang belum usai? Siapa yang sebenarnya meninggalkan? Dan siapa yang telah hilang lebih dulu? Karena beberapa kehilangan tak benar-benar berakhir. Beberapa cinta tetap bertahan, meski dalam bentuk yang tak lagi bisa dijelaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines