Story cover for Dinar by sadnessglass
Dinar
  • WpView
    LETTURE 501
  • WpVote
    Voti 89
  • WpPart
    Parti 4
  • WpView
    LETTURE 501
  • WpVote
    Voti 89
  • WpPart
    Parti 4
In corso, pubblicata il mar 30, 2018
Keluarganya rusak. Dilihat dari segi manapun orang akan tahu betapa bobrok keluarganya. Ibu yang seharusnya menjadi majelis pertama bagi anak-anaknya justru mengajarkan bagaimana caranya mengumpat. Ayah yang semestinya menjadi benteng pertahanan keluarga, malah memperlihatkan seperti apa kekerasan sebenarnya.

Dinar hancur. Rusak di dalamnya. Hanya Galuh yang mengerti Dinar. Hanya Galuh yang ada saat Dinar butuh. Galuh. Dan hanya Galuh.

amazing cover by @FlyingDewi
picture credit to the rightful owner
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Dinar alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#588psychopath
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
HIDDEN I (The End) cover
JIWA YANG MATI || COMPLETE   cover
Takdir Si Gadis Figuran (END✔️) cover
Unfortunate cover
[1] Past Secret [✔] cover
D'Vadrick Family (On-Going) cover
HOME FOR WOUNDS  cover
Lolipop berdarah cover
Dua Puluh Menit [END] cover
Deathless cover

HIDDEN I (The End)

51 parti Completa

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•